Breaking News:

Berita Minut

Indonesia Raya Dinyanyikan Tanpa Semangat, Bupati Minut Joune Ganda Kritik Guru

Seharusnya Indonesia Raya dinyanyikan secara bersemangat agar karakter kebangsaan tumbuh di kalangan siswa.

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Rizali Posumah
Istimewa.
Bupati Minut Joune Ganda mengkritik guru yang memimpin lagu Indonesia Raya pada pencanangan Gerakan penguatan pendidikan karakter melalui program Jaksa masuk sekolah (GENPPK - JMS) di pendopo kantor Pemkab Minut Senin (3/5/2021) pagi. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Bupati Minut Joune Ganda mengkritik guru yang memimpin lagu Indonesia Raya pada pencanangan Gerakan penguatan pendidikan karakter melalui program Jaksa masuk sekolah (GENPPK - JMS) di pendopo kantor Pemkab Minut Senin (3/5/2021) pagi. 

Hal itu ia sampaikan saat memberi sambutan dalam pembukaan acara tersebut. 

Menurutnya, Indonesia Raya di bawah arahan sang guru terlalu slow. 

Seharusnya Indonesia Raya dinyanyikan secara bersemangat agar karakter kebangsaan tumbuh di kalangan siswa. 

"Belajar lagi supaya jangan salah," kata dia. 

Sebut dia, hal tersebut terlihat sepele tapi sesungguhnya punya dampak besar. Karakter kebangsaan anak tumbuh, salah satunya lewat lagu Indonesia Raya

"Ini adalah pendidikan dasar, sangat penting sekali siswa dalam usia dini untuk diajari pendidikan dasar dan karakter. Jika sedari kecil mereka dididik dengan baik maka dewasa nanti mereka akan jadi orang baik," katanya. 

Bupati juga menyentil soal dana BOS. Menurutnya, program Jaksa masuk sekolah juga harus menyasar guru dan kepala sekolah.

"Dana BOS harus digunakan sesuai peruntukkan," katanya. 

Joune berjanji akan mengawasi ketat penggunaan dana BOS. Ia menyilahkan masyarakat melapor langsung ke dirinya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved