Breaking News:

KKB Papua

Waspada KKB Papua Punya Penembak Jitu, Tewasnya Kepala BIN Papua Jadi Bukti, Makin Bengis

KKB Papua dinilai punya penembak jitu dan perlengkapan senjata mumpuni. Hal ini terbukti dengan Gugurnya Kepala BIN Daerah Papua

Kolase Facebook dan IRSUL PANCA ADITRA
Sumber dana kkb papua beli senjata amunisi perang. 

TRIBUNMANADO.CO.ID- Aksi teror yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua terus terjadi.

Sudah banyak korban jiwa yang jatuh, mulai dari warga sipil, petugas, pun dari KKB Papua.

Namun sejauh ini, hanya korban dari petugas dan warga sipil saja yang diketahui jumlahnya.

Sementara dari pihak KKB Papua tidak diketahui jumlah yang tewas, hanya diperkirakan saja.

Baca juga: Nissa Sabyan Nangis di Video Klip Usai Dengan Ucapan Ayus, Ya Doain Aja

Mengenal OPM yang Kini Terpecah Belah Jadi 3 Sayap dan Bersaing. Salah satunya KKB Papua yang Sering Bikin Onar.
Mengenal OPM yang Kini Terpecah Belah Jadi 3 Sayap dan Bersaing. Salah satunya KKB Papua yang Sering Bikin Onar. (Youtube via Tribun Manado)

Ternyata hal ini yang menyebabkan jenazah KKB susah terdeteksi.

Aksi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua yang nekat

mengangkut jenazah rekannya membuat aparat sulit melakukan identifikasi.

Asisten Operasi Kapolri Inspektur Jenderal Imam Sugianto mengungkap

anggota KKB Papua selalu mengangkat jenazah rekannya yang tewas dalam baku tembak.

Baca juga: Sosok Kolonel Iwa Kartiwa, Eks Komandan KRI Nanggala 402, Kini Terbaring Sakit Paru-Paru

Lekagak Telenggen yang merupakan pimpinan dari KKB di wilayah Yambi atau Puncak sempat terlihat di lokasi kontak senjata antara pihak keamanan dengan KKB yang berlangsung 8 jam di Kampung Maki, Distrik Gome, Kabupaten Puncak, Papua, Selasa (27/4/2021).
Lekagak Telenggen yang merupakan pimpinan dari KKB di wilayah Yambi atau Puncak sempat terlihat di lokasi kontak senjata antara pihak keamanan dengan KKB yang berlangsung 8 jam di Kampung Maki, Distrik Gome, Kabupaten Puncak, Papua, Selasa (27/4/2021). (KOMPAS.com)

Hal inilah yang kemudian menyulitkan proses pendataan.

Halaman
1234
Editor: Alpen Martinus
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved