Breaking News:

TNI AL Gagalkan Penyelundupan Miras, Disembunyikan dalam Kardus Air Mineral

Kecurigaan Tim SFQR Lanal Melonguane terhadap kedua kapal tersebut terus dilakukan dan ketika kapal bersandar di Pelabuhan Beo

Foto lantamal
Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) VIII melalui pangkalan dibawah jajarannya yakni Pangkalan TNI AL (Lanal) Melonguane berhasil mengamankan minuman keras (Miras) ilegal dari dua Kapal Penumpang yang berlayar dari Pelabuhan Manado tujuan Talaud. Sabtu (1/5/2021). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Upaya penyelundupan miras ke wilayah kepulauan kembali terjadi. Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) VIII melalui pangkalan di bawah jajarannya yakni Pangkalan TNI AL (Lanal) Melonguane berhasil mengamankan minuman keras (Miras) ilegal dari dua Kapal Penumpang yang berlayar dari Pelabuhan Manado tujuan Talaud, Sabtu (1/5/2021).

Miras jenis Cap Tikus tersebut berhasil diamankan Lanal Melonguane setelah menerima informasi intelijen dari Tim Intel Lantamal VIII tentang adanya pengiriman Cap Tikus yang dibawa penumpang di atas kapal KM Barcelona III dan KM Holly Merry dari pelabuhan Manado tujuan Kabupaten Kepulauan Talaud.

Berdasarkan informasi tersebut Tim SFQR Lanal Melonguane segera melakukan penyekatan terhadap dua kapal tersebut.

Penyekatan pertama dilakukan terhadap KM Barcelona di Perairan Lirung, setelah dilakukan pemeriksaan terhadap muatan kapal ditemukan sekitar 17 kardus minuman Captikus yang sudah di kemas dalam kardus botol air mineral.

Sementara itu pemeriksaan kedua dilakukan di Perairan Melonguane terhadap KM Holly Merry dan ditemukan 5 kardus minuman Captikus yang sudah di kemas dalam kardus botol air mineral.

Kecurigaan Tim SFQR Lanal Melonguane terhadap kedua kapal tersebut terus dilakukan dan ketika kapal bersandar di Pelabuhan Beo dilakukan pemeriksaan ulang yang dilakukan Posal Talaud dan kembali menemukan tiga kardus Captikus dalam kemasan yang sama.

Selanjutnya barang bukti Miras Jenis Captikus berjumlah 25 karudus sekitar 600 liter yang ditemukan diatas kedua kapal tersebut diamankan di Lanal Melonguane untuk proses lanjutan.

Komandan Lantamal (Danlantamal) VIII Brigjen TNI (Mar) I Wayan Ariwijaya meyampaikan bahwa TNI AL akan menindak tegas terhadap segala bentuk kegiatan ilegal yang dilakukan di dan atau lewat laut.

"Hal ini dilakukan untuk memberikan rasa aman terhadap semua masyarakat pengguna laut," ujar Danlantamal VIII. (*)

Penulis: Andreas Ruauw
Editor: Charles Komaling
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved