Breaking News:

Covid di India

Krisis Oksigen di India, Pria Ini Jual Tabung Oksigen Hanya Rp 200, Kini Disebut Pahlawan Covid-19

Rumah sakit-rumah sakit di India saat ini kekurangan pasukan tabung oksigen dan juga mengalami overkapasitas pasien

Editor: Finneke Wolajan
India Today
Di tengah mahalnya harga tabung oksigen di kondisi Tsunami Covid-19, pria ini jual tabung oksigen hanya Rp200 perak. 

Menyaksikan krisis Covid-19 terungkap, rekannya Agarwal dan dirinya memutuskan untuk berhenti membuat baja dan memberikan oksigen kepada orang-orang dalam bentuk amal.

"Awalnya kami sediakan gratis, tapi kemudian kami ambil 1 rupee per botolnya karena masih produk pabrik dan harus ada invoice untuk mereka," kata Gupta.

Banyak orang, bahkan di tempat terpencil, pergi ke pabrik baja di Hamirpur untuk mendapatkan oksigen

"Kami memproduksi 1.500 tangki oksigen per hari. Diperlukan satu jam untuk mengisi satu tangki oksigen dan waktu yang dibutuhkan. Di pabrik kami, 24 tangki oksigen dapat diisi pada waktu yang sama," katanya.

"Oksigen sedang diisi, dipasok ke rumah sakit dan individu yang membutuhkan oksigen segera bisa mendapatkannya," imbuhnya.

Kremasi massal jenazah penderita <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/covid-19-di-india' title='Covid-19 di India'>Covid-19 di India</a>
Kremasi massal jenazah penderita Covid-19 di India (Ap via t r ibunjateng)

"Orang yang ingin mendapatkan oksigen hanya perlu menunjukkan sertifikat medis dan kami akan memberikannya," jelas pahlawan oksigen tersebut.

"Karena kami menggunakan oksigen secara langsung, tidak ada reservoir, tetapi orang-orang dapat membawa tangki mereka kepada kami dan mendapatkan oksigen," tambah Gupta. 

Gupta mengatakan bahwa dia pernah menjadi pasien Covid-19, jadi dia mengerti rasa sakit dan obsesinya sebagai pasien.

Itu membuatnya membuat keputusan untuk membantu orang di saat-saat sulit.

Halaman
1234
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved