Breaking News:

Berita Talaud

Talaud Bakal Tambah lagi Dua Armada Kapal Feri

Dalam waktu dekat ini, Talaud bakal ketambahan dua unit Kapal Feri. Dua armada kemaritiman ini pun disiapkan untuk melayani transportasi laut.

Istimewa.
Wabup Talaud bertemu dengan dua menteri sekaligus yakni Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Cahyo Kumolo dan Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Kabar gembira untuk warga Kabupaten Kepulauan Talaud.

Dalam waktu dekat ini, Talaud bakal ketambahan dua unit Kapal Feri

Dua armada kemaritiman ini pun disiapkan untuk melayani transportasi laut.

Demikian disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Kepulauan Talaud Moktar Arunde Parapaga (MAP).

KKB Papua Resmi Dinyatakan Sebagai Teroris 

Ingat Bripka Jerry Tumundo? Ditelepon Kapolri Via Video Call, Jadi Perwira, Ingin Mengabdi di Minut

Yulisa Baramuli, Cinta yang Tulus dan Tak Bersyarat

Ia mengatakan, dalam pertemuan dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Republik Indonesia, Tjahjo Kumolo dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Pemerintah Kabupaten Talaud meminta penambahan armada kapal feri.

"Sekarang ini memang ada persoalan. Beberapa hari lalu, ada masyarakat yang kesulitan untuk pulang pergi mengangkut barang kebutuhan dari Bitung ke Talaud. Puji Tuhan, kalau tidak ada halang, Pak Menteri menyutujui dua unit kapal dari Bengkulu dan Bintang akan digeser ke Talaud,"ucap Wabup MAP.

Selain itu kata Wabup, sepanjang jalan di Kabupaten Kepulauan Talaud akan ada fasilitas penerangan.

Ia menyebutkan, Menteri Perhubungan berjanji akan mengadakan fasilitas penerangan jalan di Kabupaten Kepulauan Talaud.

Pemkab Talaud di kesempatan itu juga membicarakan pelebaran dan perpanjangan runway Bandara Udara Melonguane.

"Khusus bandara Melonguane, kita akan berkoordinasi dengan Pak Gubernur. Sebab, ada kaitannya dengan rencana dari Pemerintah Provinsi Sulut," tambahnya.

Diketahui selain pembahasan soal penambahan kapal feri, Wabup MAP juga meminta petunjuk Menteri Tjahjo Kumolo tentang perubahan nomenklatur jabatan.

"Jadi, yang eselon IV berubah menjadi jabatan fungsional. Termasuk manfaat esensi dan batas waktu yang ditentukan," kata pria akrab dengan wartawan ini. (Iv)

Minsel Koleksi 5.121 Buruh, UMP Masih Terbatas Perusahaan Besar

Ilmuwan Temukan Spesies Baru Katak Labu, Bisa Bersinar di dalam Gelap tapi Beracun

Kecelakaan Maut Tadi Siang, 3 Orang Tewas Ditempat, Innova Tabrak Bagian Belakang Kendaraan Lain

Penulis: Ivent Mamentiwalo
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved