Breaking News:

Berita Minsel

Minsel Koleksi 5.121 Buruh, UMP Masih Terbatas Perusahaan Besar

Dari data yang diperoleh di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Minsel, jumlah buruh mencapai 5.121. Ke 5.121 buruh ini diserap oleh 346 perusahaan.

tribunmanado.co.id/Rul Mantik
Drs Sonny Maleke, Kepala Disnakertrans Kabupaten Minsel. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Banyaknya perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), memicu naiknya jumlah buruh.

Dari data yang diperoleh di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Minsel, jumlah buruh mencapai 5.121. Ke 5.121 buruh ini diserap oleh 346 perusahaan aktif.

"Jumlah buruh di Kabupaten Minahasa Selatan cukup besar. Saat ini ada 5.121 tenaga kerja. Sebelumnya berjumlah 5.150, namun karena ada perusahaan yang ditutup, jumlah buruh berkuranh 29 orang," terang Sonny Maleke, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Minsel, Kamis (29/4/2021).

Menurut Sonny Maleke, dari 5.121 buruh di Minsel, belum semuanya mendapatkan Upah Minimum Provinsi (UMP).

"Saya belum bisa menjamin kalau semua perusahaan di Minsel telah membayar gaji buruh sesuai UMP. Namun, kalau perusahaan-perusahaan besar, seperti perusahaan nasional, mereka sudah menerapkan gaji UMP," paparnya.

Untuk memaksa perusahaan kecil menerapkan gaji sesuai UMP, jelas Sonny, cukup berat. Sebab, modal dan pendapatan perusahaan kecil belum mampu memberikan UMP.

"Contohnya usaha toko kecil. Upah mereka masih di bawah UMP karena pendapatan mereka kecil. Biasanya pemberian upah buruh di toko-toko kecil berasal dari kesepakatan antara pemilik tokoh dan buruh," ujarnya.

Perusahaan-perusahaan yang menyerap ribuan tenaga kerja itu, kata Sonny, berasal dari perusahaan perbankan, industri, toko, ritel dan perusahaan jasa lainnya.

"Di Minsel kan ada banyak perbankan, industri, toko kelontong, Indomaret, Alfamaret, serta perusahaan-perusahaan nasional lainnya," papar Sonny Maleke.

Sementara itu, Ketua Federasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Minsel, Jaclyn Koloay mengatakan, perusahaan di Minsel harus mampu mensejahterakan buruh.

Halaman
12
Penulis: Rul Mantik
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved