Berita Seleb
Ambil Anak-anaknya, Tsania Marwa Datangi Rumah Atalarik Syach, Didampingi Polisi dan PA Cibinong
Tsania Marwa didampingi pihak Pengadilan Agama Cibinong serta pihak kepolisian, menyambangi kediaman Atalarik Syach untuk mengambil anaknya.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Kalahkan sang mantan suami di sidang, Tsania Marwa didampingi pihak Pengadilan Agama Cibinong serta oknum Polisi, menyambangi kediaman Atalarik Syach untuk jemput anak-anaknya.
Tsania Marwa membawa tim dari Pengadilan Agama dan kepolisian untuk melakukan eksekusi kasasi atas hak asuh anaknya seperti putusan dalam sidang perceraian mereka.
Bercerai sejak 2017, Tsania Marwa belum juga bisa membawa anak-anaknya untuk hidup bersama.
Berdasarkan keputusan Pengadilan Tinggi Jawa Barat, hak asuh kedua anak Tsania Marwa jatuh kepadanya.
Akan tetapi, hingga saat ini, keberadaan 2 buah hati Tsania Marwa masih berada di tangan Atalarik Syach.
(Foto: Tsania Marwa bersama pihak Pengadilan Agama Cibinong dan kepolisian, menyambangi kediaman Atalarik Syach untuk mengambil anaknya. (Grid.id/Hana Futari)
Dipantau Grid.ID dari kediaman Atalarik Syach di kawasan Cibinong, Jawa Barat,
Tsania Marwa tiba sekira pukul 09.15 WIB dan langsung bergabung bersama tim Pengadilan Agama dan Kepolisian.
Untuk mendampingi Tsania Marwa, Tim kepolisian menurunkan sebanyak 36 personel.
Seperti diketahui, eksekusi tersebut berdasarkan putusan Pengadilan Tinggi Jawa Barat setelah majelis hakim
mengabulkan gugatan hak asuh Tsania Marwa terkait 2 buah hatinya yang masih bersama Atalarik Syach.
Tsania Marwa dan Atalarik Syach sendiri bercerai sejak 2017 lalu.
Sejak proses perceraian mereka, Tsania Marwa mengaku sulit untuk bertemu kedua buah hatinya.
Meskipun hak asuh atas kedua buah hatinya jatuh ke tangannya,
namun Tsania hanya beberapa kali bertemu dengan anak-anaknya.
(Foto: Tsania Marwa bersama pihak Pengadilan Agama Cibinong dan kepolisian, menyambangi kediaman Atalarik Syach untuk mengambil anaknya. (Grid.id/Hana Futari)
Atalarik Syach Sudah Pernah Tolak Penjemputan Anak-anaknya oleh Pihak Tsania Marwa
Perseteruan di antara Atalarik Syach dan Tsania Marwa masih berlanjut.
Tsania Marwa berencana untuk melakukan eksekusi jemput paksa anak-anak mereka dari rumah Atalarik.
Pasalnya, meski sudah diputuskan dalam sidang bahwa hak asuh anak jatuh ke Tsania Marwa, pihak Atalarik Syah belum mengizinkan anak-anak dibawa ibu mereka.
Atalarik Syah membeberkan alasan mengapa belum menyerahkan anak-anak diasuh Tsania Marwa.
"Kenapa kami tidak sepakat dan tidak bisa membenarkan?"
"Karena ini menyangkut hak asasi anak sendiri itu intinya," kata Atalarik Syach saat ditemui di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, Senin (5/4/2021).
"Jadi pada pertemuan dengan ketua Pengadilan Agama Cibinong dengan bang Junaedi selaku kuasa hukum saya, tanggal 17 Februari 2021 kemarin, semua sudah disampaikan pendapat soal keberatan kami," ungkapnya.
Beberapa waktu lalu Tsania Marwa mengaku berniat untuk menjemput paksa anak-anaknya jika tak diserahkan oleh Atalarik Syah.
Terkait hal tersehut Atalarik meminta musyawarah untuk membahasa hak asuh dengan Tsania.
"Tindakan eksekusi ini ya terus terang kami menolak dan lebih kepada solusi untuk musyawarah,"
"Nah di sini, saya juga sudah ke KPAI secara pribadi menyangkut undangan tersebut waktu 17 Februari 2021 untuk KPAI bertindak sebagai saksi apabila tindakan ini dilaksanan."
"Sebagai saksi untuk melihat anak prosesinya seperti apa," terangnya.
Urusan hak asuh anak Atalarik Syach dan Tsania Marwa belum juga selesai. Setelah sidang berakhir keduanya masih berselisih.
Pasalnya pihak Tsania mengaku tak bisa mendapatkan haknya sesuai hasil persidangan.
Sebelumnya diberitakan, Atalarik Syah belum menyerahkan anak kepada Tsania Marwa.
Padahal, pengadilan sudah memutuskan hak asuh anak jatuh ke tangan Tsania Marwa.
Herdyan Saksono, kuasa hukum Tsania Marwa, menyebut kliennya masih menunggu itikad baik Atalarik.
"Sejauh ini masih menunggu itikad baik Atalarik," kata Herdyan Saksono ketika dihubungi Warta Kota, Selasa (16/3/2021).
Selain menunggu, apa langkah atau upaya wanita berusia 29 tahun itu agar kedua anaknya bisa bersamanya lagi?
Herdyan menyebut kliennya tidak berbuat apa-apa.
"Memang pada dasarnya Marwa tahu kalau Atalarik keras kepala," ucapnya.
Herdyan menyebut kalau Marwa menduga, Atalarik masih mengulur waktu.
Kemungkinan, Atalarik masih belum bisa move on dari Marwa.
"Engga tau juga karena engga bisa move on atau memang ego aja.
Sebenarnya kasusnya Marwa sudah carut marut.
Tapi, kami sudah koordinasi dengan pihak-pihak yang terkait. Cuma nunggu Marwa aja ambil sikap," jelasnya.
Herdyan Saksono tak menampik kalau saat ini, Tsania Marwa berharap Atalarik Syah mendapatkan mujizat dan hatinya terbuka, untuk mengantarkan kedua anaknya kepada ibu kandungnya.
"Semoga aja ya kedepan ada itikad baik dari Atalarik," ujar Herdyan Saksono.
Diberitakan sebelumnya, Tsania Marwa resmi dinikahi Atalarik Syah 10 Februari 2012.
Namun, Tsania Marwa hanya bisa mempertahankan pernikahannya dengan Atalarik Syah selama lima tahun.
Ia pun resmi bercerai pada 15 Agustus 2017 di Pengadilan Agama Cibinong, Jawa Barat.
Selama lima tahun menikah, Tsania Marwa dikaruniai dua orang anak dari Atalarik Syah, yakni Syarif Muhammad Fajri dan Aisyah Shabira.
Semenjak bercerai, kedua anak Tsania Marwa dibawa dan tinggal bersama Atalarik Syah.
Hanya saja Tsania baru beberapa kali bertemu, meski hak asuh anak jatuh ke tangannya.
Padahal, putusan Pengadilan Agama Cibinong memerintahkan Syarif tinggal bersama Atalarik Syah dan Aisyah tinggal bersama Tsania Marwa.
Kemudian, Tsania Marwa menerima banding pihak Atalarik Syah.
Mantan suaminya ingin hak asuh kedua anaknya ada di tangannya.
Namun, putusan banding ditolak.
Pengadilan Tinggi Agama Bandung memutus hak asuh kedua anak mereka diasuh oleh Tsania Marwa.
Ikuti Berita-berita Terbaru Tribun Manado di Google News
Tautan: