Breaking News:

Berita Sulut

Realisasi Janji Jokowi ke Warga Sulut, Bagaimana Kelanjutan Pembangunan Jembatan Bitung-Lembeh?

"Jembatan lembeh sudah feasibility Study (studi kelayakan, sementara ini lagi dibuat RAP (Rencana Anggaran Pelaksanaan)," ujar Karouw.

tribunmanado.co.id/Ryo Noor
Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Pemerintahan Olly Dondokambey dan Steven Kandouw sudah memunculkan rencana pembangunan Sulut di periode kedua pemerintahan mereka.

Baru-baru ini pada Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2022 sudah mengemuka sejumlah proyek pembangunan infrastruktur Sulut.

Namun di antaranya belum nampak proyek Jembatan Bitung-Lembeh, dan pembangunan Bandara Pulau Lembeh.

Pasalnya, dua proyek ini sudah dijanjikan Presiden Jokowi ketika berkunjung ke Sulut tahun 2019.

Lalu bagaimana kelanjutan dua mega proyek tersebut?

Kepala Bappeda Provinsi Sulut, Jenny Karouw mengatakan, dua mega proyek dimaksud masih berproses.

"Jembatan lembeh sudah feasibility Study (studi kelayakan, sementara ini lagi dibuat RAP (Rencana Anggaran Pelaksanaan)," ujar Karouw kepada tribunmanado.co.id, Senin (26/4/2021).

Sementara itu untuk Bandara Pulau Lembeh masih dalam proses pembahasan. Justru berkembang saat ini, ketimbang Bandara ada wacana pemindahan Pelabuhan Bitung di Pulau Lembeh

"Mau didahulukan pelabuhan ke Pulau Lembeh," kata Karouw.

Adapun,  bentangan jembatan Bitung-Lembeh  sekitar 1,1 kilometer, sementara tinggi jembatan secara keseluruhan bisa mencapai 500 meter. Ditaksasi jembatan ini akan menelan anggaran Rp 1 triliun.

Halaman
1234
Penulis: Ryo_Noor
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved