Kamis, 23 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Info BMKG

Peringatan Dini BMKG Minggu 25 April 2021, Waspada Cuaca Ektrem dan Gelombang Tinggi Terjadi

BMKG juga memberikan peta sebaran gambaran potensi gelombang tinggi untuk beberapa perairan di Indonesia.

Editor: Rhendi Umar
Wide Open Eats
Ilustrasi cuaca ekstrem. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kondisi cuaca dan gempa bumi pada minggu 25 April 2021, kembali disampaikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

BMKG juga memberikan peta sebaran gambaran potensi gelombang tinggi untuk beberapa perairan di Indonesia.

Dilansir TribunWow.com dari BMKG, berikut rincian peringatan dini cuaca ekstrem di Indonesia:

BMKG menyebutkan, daerah konvergensi terpantau memanjang dari Aceh hingga Semenanjung Malaysia, dari perairan Barat Bengkulu hingga Jambi, di Pesisir Selatan Jawa Tengah-Jawa Barat, di pesisir Selatan NTB, di NTT bagian Timur, dari Kalimantan Barat hingga Kalimantan Timur, di kalimantan Selatan, dan dari Sulawesi Selatan hingga Sulawesi Tengah.

Kondisi ini mampu meningkatkan pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah konvergensi tersebut.

Labilitas Lokal Kuat yang mendukung proses konvektif pada skala lokal terdapat di Aceh, Sumatera Utara,Riau, Kep.Riau, Jambi, Lampung, Banten, Jawa Barat, NTB, Kalimantan Barat, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, Papua Barat dan Papua.

Wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang:

Aceh

Sumatera Utara

Sumatera Selatan

Kalimantan Tengah

Kalimantan Utara

Kalimantan Timur

Gorontalo

Sulawesi Tengah

Papua

Wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang:

Riau

Lampung

Jawa Barat

Sulawesi Selatan

Sulawesi Tenggara

Papua Barat

Wilayah yang berpotensi angin kencang:

Kalimantan Selatan

Peringatan Dini Gelombang Tinggi

BMKG menyebutkan, pusat tekanan rendah 1008 hPa terpantau di Laut Arafuru bagian timur.

Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara pada umumnya bergerak dari Selatan - Barat dengan kecepatan angin berkisar 5 - 20 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari Timur - Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 5 - 25 knot.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan Selatan Jawa, dan Laut Arafuru.

Kondisi Laut

Area Perairan dengan Gelombang Sedang (1.25 - 2.50 M)

Selat Malaka bagian Utara

Perairan Utara Sabang

Perairan Barat Aceh

Perairan Barat P. Simeulue - Kep. Mentawai

Perairan Enggano - Bengkulu

Perairan Barat Lampung

Samudra Hindia Barat Sumatra

Perairan Seltan Banten

Selat Sunda bagian Barat dan Selatan

Samudra Hindia Selatan Banten hingga Jawa Barat

Perairan Selatan Jawa Barat dan Tengah

Selat Alas bagian Selatan

Perairan Selatan Sumbawa hingga NTT

Laut Sawu  

Selat Sumba bagian Barat

Laut Natuna Utara

Perairan Utara Kep. Talaud

Selat Makassar bagian Utara

Laut Sulawesi bagian Barat

Perairan Utara Kep. Halmahera

Perairan Utara Jayapura

Samudra Pasifik Utara Papua Barat

Laut Banda

Perairan Selatan Kep. Sermata - Leti

Perairan Selatan Kep. Babar - Tanimbar

Perairan Selatan Kep. Kai - Aru

Laut Arafuru

Area Perairan dengan Gelombang Tinggi (2.50 - 4.0 M)

Perairan Selatan Jawa Timur hingga Lombok

Selat Bali – Lombok bagian Selatan

Samudra Hindia Selatan Jawa Tengah hingga NTB

Laut Arafuru.

Imbauan BMKG

BMKG mengimbau agar masyarakat memperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran, seperti:

Perahu Nelayan (Kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m)

Kapal Tongkang (Kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m)

Kapal Ferry (Kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m)

Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (Kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m)

Masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi diminta tetap selalu waspada.

SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUNMANADO OFFICIAL:

Berita terkait Peringatan Dini BMKG

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved