Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Henry Boomerang Meninggal Dunia

Sempat Koma Akibat Penyakitnya, Hubert Henry Boomerang Akhirnya Berpulang, Simak Perjalanan Karirnya

Henry memang sejak pekan lalu, tepatnya pada 14 April 2021, dirawat di Rumah Sakit Husada Utama Surabaya.

Instagram: Boomerang Official
Kolase foto Hubert Henry. Terbaru, Henry Boomerang meninggal dunia, Sabtu (24/4/2021) setelah kritis di RS Husada Utama Surabaya. Berikut profil dan biodatanya. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Berikut ini kami sampaikan berita duka yang menyelimuti industri musik Tanah Air.

Hubert Henry Limahelu, Pemain bass sekaligus vokalis grup band Boomerang meninggal dunia.

Kabar duka tersebut dibagikan oleh Boomerang melalui akun Instagram mereka, @boomerang_official, Sabtu (24/4/2021).

Sosok Calon Istri Ustaz Abdul Somad yang Terpaut Usia 24 Tahun, Undangan Nikah Beredar

Dalam unggahan itu, Boomerang membagikan foto mendiang saat bermain bas dengan potret berwarna hitam putih.

Boomerang kemudian menyertai postingan tersebut dengan kalimat duka cita dan ucapan perpisahan atas meninggalnya Henry.

"Rest in peace. Selamat jalan Hubert Henry Limahelu. Semua kisah dan karyamu akan selalu menjadi warna untuk kami semua."

"Semoga kembali dalam lindungan Tuhan di surga. Doa kami-kami akan selalu menyertaimu," tulis Boomerang.

Unggahan tersebut ramai dibanjiri ucapan belasungkawa dari netizen dan rekan-rekan sesama musisi untuk kepergian Henry.

"Sugeng tindak mas," tulis gitaris grup band Kotak, Mario Marcella Handika.

"Selamat jalan mas, karyamu akan selalu kami kenang," tulis akun @_riki.martin.

"So long bang, selamat jalan dan terima kasih telah menginspirasi," tulis band indie Stand Here Alone.

"Tenang di alam sana legend," tulis akun @rokhi_man.

Henry memang sejak pekan lalu, tepatnya pada 14 April 2021, dirawat di Rumah Sakit Husada Utama Surabaya.

Sebelum meninggal, Henry sempat mengalami kritis akibat pecah pembuluh darah saraf otak.

Musisi 52 tahun ini berada dalam kondisi koma atau tak sadarkan diri selama menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Kondisi tersebut mengharuskan sang pemain bass menjalani operasi sedot cairan di bagian kepala.

Namun sayang, Hubert Henry Limahelu dinyatakan meninggal dunia setelah berjuang melawan penyakit yang dideritanya.

Berikut Perjalanan Karirnya

Bassist grup band Boomerang, Hubert Henry Limahelu alias Henry Boomerang dikabarkan meninggal dunia, Sabtu (24/4/2021).

Kabar Henry Boomerang meninggal diunggah akun Instagram Boomerang Official pada Sabtu (24/4/2021).

Band Rock <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/boomerang' title='Boomerang'>Boomerang</a>

Profil dan Biodata Henry Boomerang

1. Pendiri Boomerang

Hubert Henry merupakan salah satu pendiri band Boomerang.

Ia mendirikan band ini pada awal tahun 90-an.

Hubert Henry bassist Boomerang saat menjalani sidang lanjutan di PN Surabaya
Hubert Henry bassist Boomerang saat menjalani sidang lanjutan di PN Surabaya (TribunJatim.com/Syamsul Arifin)

Formasi awal Boomerang ialah Hubert Henry (bass), John Paul Ivan (gitar), Roy Jeconiah (vokal), dan Farid Martin (drum).

Formasi ini telah sukses melahirkan sejumlah single hits.

Bahkan, beberapa lagu mereka masih dikenal hingga sekarang.

2. Ditinggal Dua Rekannya di Boomerang

Pada pertengahan 2005, John Paul Ivan (JPI) memilih hengkang dan memutuskan bekerja sendiri.

Kemudian, sang vokalis juga menyusul.

Roy Jeconiah keluar dari Boomerang pada tahun 2010.

Tinggallah Hubert Henry bersama Farid Martin.

Sempat dikabarkan bubar, mereka pun menunjukkan eksistensinya dengan mengeluarkan beberapa lagu baru dengan formasi baru pula.

3. Sempat Tersandung Kasus Narkoba

Hubert Henry sempat tersandung narkoba dua kali.

Pertama pada tahun 2003, dan yang kedua pada Juni 2019.

Pada kasus yang kedua, Henry divonis hukuman penjara selama 16 bulan.

Pria yang menjadi pembetot bass di band rock Boomerang itu mengatakan, dia mengonsumsi ganja karena yakin daun tersebut berdampak positif bagi kesehatannya.

Baginya, mengonsumsi ganja dapat menyembuhkan sakit bronkitis yang sudah lama diidapnya.

"Saya pribadi jujur kalau saya pernah kena penyakit bronkitis dan saya coba medical menggunakan ganja, hasilnya saya sembuh," katanya di Mapolrestabes Surabaya, Jumat (21/6/2019).

Beberapa kali Henry mengonsumsi ganja yang dibelinya dari seorang rekannya yang juga dicokok polisi, ternyata gejala sakit bronkitisnya tak kambuh lagi.

Basist Boomerang, Hubert Henry Limahelu (tengah)
Basist Boomerang, Hubert Henry Limahelu (tengah) (KOMPAS.com/ACHMAD FAIZAL)

"Akhirnya aku coba pake lagi dan itu hilang, dan aku normal," katanya.

"Enggak tahu masyarakat seperti apa tapi kalau pagi saya bikin sembuh," lanjutnya.

Saat ditanya dampak karir musik Boomerang pasca dirinya ditangkap polisi, ia menjawab, rekan-rekan band-nya tetap memberi dukungan agar tetap kooperatif dengan petugas.

"Mereka support aku, supaya aku bisa selesai masalah ini secara hukum," ujarnya

"Saya hormati polisi-polisi di sini, mereka sangat kooperatif sama aku. Sangat asik lah," tandasnya.

Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul Biodata Henry Boomerang yang Meninggal Dunia setelah Kritis di RS, Perjalanan Karirnya Tak Mulus

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Hubert Henry Boomerang Meninggal Dunia, Sempat Kritis Akibat Pecah Pembuluh Darah

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved