Breaking News:

Sidang Habib Rizieq

Habib Rizieq Tuding Jaksa Ketakutan, Sentil Maulid Nabi Sudah Dipidanakan, Suasana Sidang Panas

Sidang yang mulanya berjalan cukup kondusif belakangan mulai memanas ketika jaksa tidak terima dengan cara Habib Rizieq yang bertanya

Editor: Rhendi Umar
Kompas.com/Dok. Kuasa Hukum Rizieq Shihab
Rizieq Shihab sebut Wali Kota Bogor Bima Arya berbohong di sidang kasus tes swab PCR palsu RS Ummi Bogor di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Rabu (14/4/2021). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Lanjutan sidang kasus kerumunan yang diduga dilakukan oleh Habib Rizieq Shihab kembali berlanjut di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, pada Kamis 22 April 2021.

Kali ini Kasatpol PP DKI Jakarta Arifin hadir untuk menjadi saksi di persidangan.

Sidang yang mulanya berjalan cukup kondusif belakangan mulai memanas ketika jaksa tidak terima dengan cara Habib Rizieq yang bertanya dinilai telah menggiring saksi.

Saat itu Habib Rizieq tengah bertanya kepada Kasatpol PP apakah ada pelanggaran prokes lain selain di Petamburan.

Habib Rizieq menanyakan apakah ada dari perkara kerumunan itu yang dilaporkan ke polisi seperti kasus kerumunan Petamburan atau hanya sebatas sanksi administrasi.

"Selama tugas Satpol PP maka sanksinya adalah sanksi administratif jadi kami lakukan sekali lagi sanksi administratif," ucap Arifin.

"Jadi tidak ada dibawa ke pengadilan. Selain Petamburan ada tidak yang dibawa ke pengadilan kayak begini," tutur Habib Rizieq kembali menanyakan.

"Yang saya tahu tidak ada," tutur Arifin menjawab.

Sidang lanjutan terkait kerumunan Rizieq Shihab kembali digelar, Senin (12/4/2021).
Sidang lanjutan terkait kerumunan Rizieq Shihab kembali digelar, Senin (12/4/2021). (Dokumentasi Tim Rizieq Shihab)

Jaksa yang mendengar hal itu tidak terima dan menyatakan keberatan kepada majelis hakim.

"Izin majelis saya keberatan terdakwa telah melakukan atau menggiring saksi," kata jaksa.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved