Breaking News:

Sikon Tropis Surigae

Penjelasan BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Bitung Terkait Badai Tropis Surigae, Diimbau Waspada

Ricky Daniel Aror menjelaskan, sebelum badai tropis Surigae, masih bibit siklon diidentifikasian dengan kode 94w atau siklon tropis 94w.

tribunmanado.co.id/Christian Wayongkere
Ricky Daniel Aror Koordinator Bidang Observasi dan Informasi, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), stasiun meteorologi maritim Bitung. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Ricky Daniel Aror, Koordinator Bidang Observasi dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Bitung menjelaskan terkait dengan badai tropis Surigae yang saat ini ikut melanda perairan Sulawesi Utara.

Ricky Daniel Aror menjelaskan, sebelum badai tropis Surigae, masih bibit siklon diidentifikasian dengan kode 94w atau siklon tropis 94w.

"Jadi penjelasannya, mulai dari posisi masih bibit siklon, lalu menjadi badai tropis atau tripical storm diberikan nama badai tropis Surigae," terangnya, Senin (19/4/2021) malam.

Kata Ricky Daniel Aror ada kategorinya beberapa tahap. Pertama bibit siklon.

Dari bibit siklon kemudian naik stuatus menjadi tropical depresi (depresi tropis).

Lalu naik lagi statusnya menjadi badai tropis. 

Selanjutnya berkembang lagi menjadi badai tropis kuat.

"Setelah badai tropis kuat meningkat lagi statusnya menjadi Thypoon (angin topan atau angin taifun)," jelas Ricky Aror.

Lanjut Ricky Aror menjelaskan, pada Minggu (18/4/2021) kemarin, naik status menjadi super Thypoon.

Dimana arahnya sudah menjauh dari Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Halaman
12
Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved