Breaking News:

Bacaan Alkitab

Bacaan Alkitab Selasa 20 April 2021, 1 Petrus 1:6: Duka Seketika, Bahagia Selamanya

Hidup manusia, pasti diwarnai oleh gumul dan juang. Berbagai persoalan hidup, baik karena ulah kita sendiri maupun karena orang lain

Editor: Aldi Ponge
WWW.THOUGHTCO.COM
Renungan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Hidup manusia, pasti diwarnai oleh gumul dan juang. Berbagai persoalan hidup, baik karena ulah kita sendiri maupun karena orang lain, ataupun akibat proses "alamiah," maka kita akan dan harus melewati berbagai persoalan hidup yang mendukakan hati.

Sebab selagi manusia hidup, manusia akan menghadapi dan melewati masalah. Kita tidak mengalami masalah, pergumulan dan dukacita, ketika tidak hidup lagi atau mati.

Tegasnya, hanya orang mati yang tidak ada masalah. Jadi selama kita masih menginjak tanah pasti masih menjadi "sahabat erat" masalah dan nanti di dalam tanah baru tidak ada masalah.

Namun kita patut bersyukur dan memuji Allah karena memiliki Tuhan yang bangkit dari orang mati dan menjamin kesukacitaan, kegembiraan dan kebahagiaan hidup yang kekal dan permanen.

Renungan Harian Kristen: Rela Menderita 'Orang Kristen Sejati, Pasti Melewati Penderitaan'
Renungan Harian Kristen: Rela Menderita 'Orang Kristen Sejati, Pasti Melewati Penderitaan' (Istimewa)

Sebab memang kita akan mengalami dukacita, tapi itu hanya seketika. Juga hanya sementara. Sebab, kita memiliki Penghibur dan Penolong yang teguh, yang membebaskan kita dari segala belenggu dukacita itu dan menggantiakannya dengan kegembiraan dan kebahagiaan sempurna, bukan hanya di bumi tapi sampai di sorga, kekal selamanya.

Demikian firman Tuhan hari ini.
Bergembiralah akan hal itu, sekalipun sekarang ini kamu seketika harus berdukacita oleh berbagai-bagai pencobaan. (ayT 6)

Berbagai pencobaan baik dari dalam maupun luar, membawa kita dalam dukacita karena berbagai persoalan hidup yang kita hadapi.

Tapi, sekali lagi, itu hanya seketika saja. Itu tidak sebanding dengan kegembiraan, kebahagiaan dan kemuliaan yang akan kita terima dari Tuhan Yesus.

Kebahagiaan dan sukacita kita di dalam Tuhan Yesus adalah sempurna. Juga permanen dan kekal selamanya. Karena dukacita itu hanya di dunia, itupun hanya terbatas pada saat tertentu.

Tapi sukacita dan kebahagiaan dalam Tuhan, sempurna, permanen dan sampai selama-lamanya. Bukan hanya di bumi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved