Breaking News:

Berita Kriminal

Buron 7 Tahun, Tersangka Kasus Asusila Anak di Bawah Umur Diciduk Anggota Polsek Sibar Sitaro

Penangkapan dilakukan setelah pihak kepolisian memperoleh informasi terkait keberadaan pelaku yang berada di wilayah Siau.

Penulis: Octavian Hermanses | Editor: Rizali Posumah
Istimewa/Humas Polsek Sibar
Tersangka kasus asusila seorang gadis berhasil ditangkap aparat Polsek Sibar setelah sempat buron selama tujuh tahun lebih (Dokumentasi Humas Polsek Sibar 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Aparat Polsek Siau Barat Polres Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) berhasil menciduk JRR (26), tersangka kasus pencabulan anak di bawah umur yang terjadi pada 2014 silam.

Penangkapan dilakukan setelah pihak kepolisian memperoleh informasi terkait keberadaan pelaku yang berada di wilayah Siau.

Kasi Humas Polsek Siau Barat, Aipda Donald Kahagi dalam press rilisnya menerangkan, proses penangkapan berlangsung pada Minggu (18/04/2021), tepatnya di ruas jalan Kelurahan Paniki Kecamatan Siau Barat.

Saat itu, anggota piket Polsek Sibar mendapatkan informasi bahwa tersangka dalam perjalanan dari Kampung Lai menuju salah satu lokasi wisata di Siau.

Tak ingin melewatkan kesempatan tersebut, petugas piket langsung bergerak mencegat mobil jenis L300 yang ditumpangi tersangka.

Benar saja, tersangka berhasil ditangkap oleh petugas di dalam mobil tanpa perlawanan.

"Selama pelarian, tersangka tinggal di Airmadidi Kabupaten Minahasa Utara dan beberapa kali berpindah-pindah tempat," ungkap Kahagi, Senin (19/04/2021).

Ia menambahkan, sejak pelarian tersangka yang kesehariannya tidak memiliki pekerjaan tetap itu, aparat kepolisian telah menempatkan sejumlah informan di beberapa lokasi, termasuk di Kampung Lai.

"Upaya pencarian telah kita lakukan sejak tersangka melarikan diri, termasuk menempatkan informan untuk melacak keberadaan tersangka," kuncinya.

Sebelumnya pada 2014 silam, tersangka melakukan aksi pencabulan terhadap, sebut saja Mawar (13), seorang di Kecamatan Siau Tengah.

Pasca peristiwa itu, tersangka ditangkap dan ditahan di Mapolsek Siau Barat guna proses hukum yang harus ia jalani.

Namun pada 18 Januari 2014, tersangka berhasil melarikan diri dari sel tahanan dan menjadi buronan selama 7 tahun 3 bulan sebelum akhirnya berhasil diciduk kembali.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 81 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak dengan ancaman kurungan penjara paling lama 15 tahun. (HER)

Pemkab Sitaro Gelar Apel Korpri Perdana Setelah Pandemi Covid-19

James Arthur Kojongian Dipreteli, Politisi Golkar itu Masih Tempati Ruang Kerja Wakil Ketua DPRD

Viral Gadis Curhat Punya Ibu Usia Berdekatan, Sebut Cari Pacar Lebih Tua Takut Naksir Emak

Berita tentang Sitaro lainnya.

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved