Breaking News:

Sejarah

Sejarah Kelahiran PSSI di Masa Hindia Belanda, Bermula dari Seorang Sarjana Lulusan Jerman

Sepak bola di Indonesia semakin berkembang saat Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) didirikan pada tanggal 19 April 1930 di Yogyakarta.

Editor: Rizali Posumah
KOMPAS/TOTO SIHONO.
Ketua Umum Pertama PSSI Soeratin Sosrosoegondo saat Kongres PSSI pada 1938. 

Kemudian, Soeratun mengadakan pertemuan demi pertemuan dengan tokoh-tokoh sepak bola di Solo, Yogyakarta dan Bandung.

Pertemuan dilakukan dengan kontak pribadi menghindari sergapan Polisi Belanda (PID). 

Lalu, gagasan pembentukan organisasi sepak bola nasional semakin matang setelah diadakan pertemuan di hotel kecil Binnenhof di Jalan Kramat 17, Jakarta dengan Soeri, ketua VIJ (Voetbalbond Indonesische Jakarta) bersama dengan pengurus lainnya. 

Selanjutnya dilakukan juga pematangan gagasan tersebut di kota Bandung, Yogya dan Solo yang dilakukan dengan tokoh pergerakan nasional seperti Daslam Hadiwasito, Amir Notopratomo, A Hamid, Soekarno (bukan Bung Karno), dan lain - lain. 

Sementara dengan kota lainnya dilakukan kontak pribadi atau kurir seperti dengan Soediro di Magelang (Ketua Asosiasi Muda).

Kemudian pada 19 April 1930, berkumpullah wakil - wakil dari sejumlah tokoh sepak bola di daerah. Di antaranya dari Bandung, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Magelang, dan sebagainya.  

Dari pertemuan tersebut maka, lahirlah PSSI (Persatoean Sepakraga Seloeroeh Indonesia).

Pada kongres PSSI di Solo tahun 1950, nama PSSI diubah menjadi Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia yang juga menetapkan Ir. Soeratin sebagai Ketua Umum PSSI.

Berdirinya  Stadion Sriwedari

Kegiatan sepak bola kebangsaan yang digerakkan PSSI , kemudian menggugah Susuhunan Paku Buwono X. 

Halaman
123
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved