Breaking News:

Berita Bolsel

Penyidik Polres Bolsel Diduga Minta Uang Jutaan Rupiah untuk Hentikan Kasus Penganiayaan

Pasalnya, penyidik Polsek Bolaang Uki diduga meminta uang jutaan rupiah untuk memberhentikan sebuah kasus.

tribunmanado.co.id/Fernando Lumowa
Kapolres Bolsel AKBP Yuli Kurnianto. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Bau punggutan liar (Pungli) berhembus kencang di tubuh Polres Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Sulawesi Utara (Sulut). 

Pasalnya, penyidik Polsek Bolaang Uki diduga meminta uang jutaan rupiah untuk memberhentikan sebuah kasus.

Dari informasi yang diperoleh Tribun Manado, Minggu (18/4/2021) pungli tersebut terjadi ketika salah seorang pemuda asal Kecamatan Bolaang Uki terlibat perkelahian. 

Setelah itu, pemuda tersebut kemudian ditahan oleh Polsek Bolaang Uki. 

Pihak keluarga dari pemuda tersebut kemudian membuat pernyataan damai dengan pihak keluarga korban.

Mereka kemudian menyepakati jika pihak keluarga terlapor akan memberikan uang sejumlah Rp 500.000, kepada keluarga korban. 

Namun, ketika uang tersebut diberikan pihak keluarga korban harus mencabut laporan yang ada di Polsek Bolaang Uki. 

Hal mengejutkan justru terjadi ketika kedua belah pihak keluarga hendak melakukan pencabutan laporan. 

Salah satu penyidik di Polsek Bolaang Uki lalu meminta uang senilai Rp 2 juta. 

"Katanya untuk cabut laporan harus bayar Rp 2 juta," ujar salah satu keluarga terlapor berinsial B. 

Halaman
123
Penulis: Nielton Durado
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved