Breaking News:

RHK Sabtu 17 April 2021

RENUNGAN HARIAN KRISTEN - Yesus Melayani, Bukan Dilayani

Yesus tak pernah berhenti mengajar murid-murid-Nya. Termasuk ketika proses penampakan-Nya yang ketiga kepada mereka

Editor: Aswin_Lumintang
Youtube JC Channel
Simon Petrus 

 Yohanes 21:13-14

TRIBUNMANADO.CO.ID - Yesus tak pernah berhenti mengajar murid-murid-Nya. Termasuk ketika proses penampakan-Nya yang ketiga kepada mereka di tepian pantai danau Tiberias atau Galilea. Dia mengajar bukan dengan kata-kata, tapi dalam tindakan dan perbuatan, berupa keteladanan.

Hal itu terjadi ketika murid-murid-Nya itu selesai menangkap ikan dan mendapatkan banyak ikan yang besar-besar, setelah diperintahkan oleh Sang Guru Agung. Dia membuatkan api untuk menghangatkan tubuh mereka, membakarkan ikan dan roti. Selanjutnya, Dia melayani mereka dengan membagikan ikan dan roti satu persatu. Mereka pun makan bersama, menikmati sukacita makan bersama dengan Tuhannya.

Kisah Petrus, Nelayan yang Jadi Penjala Manusia, Imannya Diuji Saat Menyangkal Yesus 3 Kali
Kisah Petrus, Nelayan yang Jadi Penjala Manusia, Imannya Diuji Saat Menyangkal Yesus 3 Kali (Kolase Tribun Manado/Foto: Istimewa)

Yang Yesus ajarkan kali ini adalah tentang hal melayani. Yesus yang adalah Rabi dan Guru, serta Tuhan, tidak meminta mereka melayani Dia. Tapi, Dialah yang melayani murid-murid-Nya. Inilah pengajaran dalam keteladanan Tuhan Yesus.

Padahal, baru saja Yesus melakukan mujizat kepada mereka dengan mendapatkan tangkapan ikan yang dahsyat jumlah dan ukurannya. Toh, masih Yesus lanjutkan dengan melayani mereka dalam kehambaan. Dia tidak dilayani, tapi melayani murid-murid-Nya. Inilah teladan kehambaan Yesus bagi murid-murid-Nya pasca kebangkitan-Nya dari antara orang mati.

Demikian firman Tuhan hari ini.
  Yesus maju ke depan, mengambil roti dan memberikannya kepada mereka, demikian juga ikan itu. _
  Itulah ketiga kalinya Yesus menampakkan diri kepada murid-murid-Nya sesudah Ia bangkit dari antara orang mati.  (ay 13, 14)_
Bagi murid-murid-Nya, Yesus adalah Bos, Tuan dan Pemimpin mereka. Karena itu, secara struktural dan formalitas, harusnya Yesus dilayani oleh murid-murid-Nya. Tapi tidak demikian bagi Yesus, Tuhan kita. Dialah yang melayani.

Bahkan sebelum melayani mereka, Yesus terlebih dahulu memberkati mereka secara luar biasa, dengan mengaruniakan hasil tangkapan ikan yang banyak dan dalam ukuran besar-besar. Tak cukup memberkati saja, Yesus melanjutkan dengan melayani mereka.

Adakah kita demikian? Mau melayani, bukan dilayani? Benarkah kita melakukan itu? Bisakah kita melayani anak buah kita? Bahkan sebelum melayani, memberkati mereka lebih dahulu.

Itulah Yesus. Dia Tuhan, Pencipta dan Penguasa alam semesta. Dia Pemilik kehidupan kita. Tapi, Dia malah melayani umat-Nya. Bahkan bukan hanya melayani, tapi Dia berkorban nyawa dan hidup-Nya untuk kita manusia yang sesungguhnya sangat tak pantas dan tak layak karena pelanggaran kita.

Kita adalah pengikut Kristus. Kita umat tebusan-Nya. Maka, sudah sepantasnya dan seharusnya kita mengikuti teladan dan pengajaran-Nya. Layanilah sesama, jangan menunggu dilayani apalagi meminta dilayani dan terlena dilayani. Itu bukan karakter dan ciri khas orang Kristen.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved