Nasional
Saiful Basri Terduga Teroris yang Serahkan Diri, Bogkar Aksi Teror Sasar Pom Bensin Milik China
Ia mengetahui dan ikut serta dalam dalam percobaan pembuatan bahan peledak yang diinisiasi oleh Zulaimi Agus, Ahmad Junaidi dan Malik.
TRIBUNMANADO.CO.ID,PASAR MINGGU -Terduga teroris Saiful Basri bongkar semua aktifitasnya terornya.
Ia juga sempat berlatih ilmu hitam, untuk menjadi kebal.
Beberapa aksinya pun ia beber.
Pengakuan itu dibuat melalui sebuah rekaman video setelah
ia menyerahkan diri ke Polsek Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Baca juga: Ingat Kecelakaan Hotman Paris Tewaskan Supir Truk 2014? Diungkit Kasus Belum Tuntas, Ini Faktanya
"Saya ikut di acara pengisian ilmu kebal di Haji Popon dengan tujuan
tidak terluka pada saat mengikuti aksi demonstrasi," kata Saiful dalam video yang diterima TribunJakarta.com, Jumat (16/4/2021).
Saiful Basri juga sempat menghadiri persidangan kasus pelanggaran
protokol kesehatan dengan terdakwa Muhammad Rizieq Shihab di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.
"Saya ikut dan menghadiri acara persidangan Habib Rizieq sebanyak tiga kali
dengan tujuan memberikan dukungan kepada Habib Rizieq Shihab," ungkap dia.
Baca juga: Potret Ular Piton 8 Meter di Kebun Warga, Bobot Perutnya 300 Kilogram, Ternyata Ini Isi Perutnya
Ia mengetahui dan ikut serta dalam dalam percobaan pembuatan bahan
peledak yang diinisiasi oleh Zulaimi Agus, Ahmad Junaidi dan Malik.
"Saya membeli dan menyiapkan bahan campuran peledak berupa
arang bersama dengan Nouval atas perintah Bambang," tutur Saiful.
Saiful mengungkapkan, pom bensin milik Pertamina di Jalan Raya Bogor menjadi sasaran teror.
Baca juga: Gibran Rakabuming Percaya Diri Dengan Zona Hijau, Izinkan Warga Solo Mudik, Padahal Dilarang
"Tujuan pembuatan bahan peledak dengan sasaran pom bensin Pertamina milik China,
pipa gas di Jalan Raya Bogor sebagai bentuk teror agar negara merasa rugi
sebagai wujud protes ditangkapnya Habib Rizieq Shihab," ucap dia.
"Saya juga ikut kegiatan survei lokasi di sasaran ledakan yaitu pipa
di daerah Jalan Raya Bogor bersama dengan Bambang dan Noval," tambahnya.
Ikut Merakit Bom untuk Diledakkan di SPBU Jalan Raya Bogor
Terduga teroris Saiful Basri membuat pengakuan seusai menyerahkan diri ke Polsek Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Pengakuan terduga teroris Saiful Basri dibuat melalui sebuah rekaman video.
Dalam video tersebut, Saiful Basri mengaku sebagai anggota Laskar Front Pembela Islam (FPI) tahun 1998.
Ia mengetahui dan ikut serta dalam dalam percobaan pembuatan
bahan peledak yang diinisiasi oleh Zulaimi Agus, Ahmad Junaidi dan Malik.
"Saya membeli dan menyiapkan bahan campuran peledak berupa
arang bersama dengan Nouval atas perintah Bambang," kata Saiful dalam video yang diterima TribunJakarta.com, Jumat (16/4/2021).
Saiful mengungkapkan, pom bensin milik Pertamina di Jalan Raya Bogor menjadi sasaran teror.
"Tujuan pembuatan bahan peledak dengan sasaran pom bensin Pertamina milik China,
pipa gas di Jalan Raya Bogor sebagai bentuk teror agar negara merasa rugi
sebagai wujud protes ditangkapnya Habib Rizieq Shihab," ujar dia.
"Saya juga ikut kegiatan survei lokasi di sasaran ledakan yaitu pipa
di daerah Jalan Raya Bogor bersama dengan Bambang dan Noval," tambahnya.
Masuk daftar DPO
Seorang terduga teroris yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), Saiful Basri (41), ditangkap Polsek Pasar Minggu.
Penangkapan Saiful Basri dibenarkan Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Azis Andriansyah.
"Iya (DPO terduga teroris ditangkap)," kata Azis kepada wartawan, Kamis (15/4/2021).
Namun, Azis belum menjelaskan secara detail terkait kronologi penangkapan terduga teroris Saiful Basri.
Saiful Basri tercatat sebagai warga Kelurahan Jati Padang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Sebelumnya, Polsek Setiabudi telah mengamankan terduga teroris bernama Nouval Farisi (35).
Nouval Farisi dijemput polisi di kediamannya di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (8/4/2021) malam.
Lokasi tempat persembunyian Nouval Farisi dibocorkan ke polisi oleh orangtua terduga teroris tersebut.
"Diamankan saudara NF hasil dari informasi orang tuanya sendiri kepada Polsek Setiabudi," kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Jumat (9/4/2021).
Setelah mendapat informasi, jajaran Polsek Setiabudi langsung bergegas menuju tempat persembunyian Nouval Farisi.
"Penyidik dari Polsek Setiabudi turun ke rumah saudara NF
untuk mengamankan dan menyerahkan ke Densus 88," ujar Ramadhan.
Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Terduga Teroris Saiful Basri Latihan Ilmu Kebal, Ikut Merakit Bom Diledakan di SPBU Jalan Raya Bogor