Ibu dan Anak Tewas
Jatuh ke Sungai, Ibu dan Anak Tewas Usai Salat Tarawih, Jembatan yang Dilintasi Sudah Rapuh
Dua orang tewas saat melintasi jembatan. Diketahui kedua korban tersebut terjatuh karena jembatan sudah rapuh.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Dua orang tewas saat melintasi jembatan.
Diketahui kedua korban tersebut terjatuh karena jembatan sudah rapuh.
Dua korban tersebut adalah ibu dan anak yang baru selesai salat tarawih.
Baca juga: Jokowi Minta Kompetisi Sepak Bola Indonesia Liga 1 dan Liga 2 Dihadiri Penonton
Baca juga: Hasil Liga Champions Dortmund vs Manchester City, Wakil Jerman Kubur Impian, Citizens Tantang PSG
Baca juga: Fans Liverpool Serang Bus Real Madrid, Salah Cs Tumbang, Jubir The Reds Kutuk Pelaku Penyerangan
Foto : Ilustrasi Jenazah. (istimewa)
Ibu dan anak di Pangandaran, Jawa Barat dilaporkan meninggal dunia usai salat tarawih.
Belakangan diketahui penyebab tewasnya keduanya lantaran terjun ke sungai setelah jembatan yang dilewati sudah rapuh.
Dari informasi yang dihimpun Tribunjabar.id, kedua korban bernama Siti Wasitoh (35) dan anaknya Maya Mutiara (11).
Mereka adalah warga yang tinggal di RT 4/7 Dusun Ciawitali, Desa Pamotan, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.
Kepala Desa Pamotan, Andi membenarkan adanya kejadian tersebut.
Saat ini jenazah sudah dibawa ke rumah duka.
Kedua korban meninggal dunia pada Selasa (13/4/2021) sekitar pukul 20.30 WIB saat menuju rumah yang berada di Solok Jero, Nusakambangan.
"Saat pulang melintasi jembatan yang rapuh,
ketika papan jembatan patah, ibu dan anak itu langsung jatuh ke sungai."
"Karena tidak bisa berenang, mereka langsung hanyut dan tenggelam terbawa arus sungai," ujar Andi saat ditemui Tribunjabar.id di lokasi rumah duka, Rabu malam (14/4/2021).
Menurutnya, dua orang korban tersebut ditemukan tadi sore (14/4/2021) Sekitar pukul 16.00 WIB oleh satu warga di Solok Jero, Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jawa tengah.
Foto : Ilustrasi .(isitmewa)
"Di sana (Solok Jero), kedua korban sudah biasa untuk berkebun,
dan kedua korban langsung dievakuasi ke rumahnya," kata Andi.
Malam tadi, jenazah ibu dan anak tersebut dimakamkan di TPU yang berada di Dusun Ciawitali RT 4/7, Desa Pamotan, Kecamatan Kalipucang.
"Karena, baunya sudah menyengat," ucap Andi.
(Tribunjabar.id/Padna)
Berita lainnya di Tribunmanado
Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Ibu dan Anak Tewas Akibat Jatuh ke Sungai Saat Pulang Tarawih, Lewati Jembatan yang Rapuh,https://jabar.tribunnews.com/2021/04/15/ibu-dan-anak-tewas-akibat-jatuh-ke-sungai-saat-pulang-tarawih-lewati-jembatan-yang-rapuh
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ibu dan Anak Tewas Usai Salat Tarawih, Jatuh ke Sungai, Jembatan yang Dilewati Sudah Rapuh, https://www.tribunnews.com/regional/2021/04/15/ibu-dan-anak-tewas-usai-salat-tarawih-jatuh-ke-sungai-jembatan-yang-dilewati-sudah-rapuh?page=all.