Breaking News:

Berita Minsel

BMKG Keluarkan Peringatan Cuaca Buruk, Bupati Minsel Imbau Warga Hindari Wilayah Rawan Bencana

BMKG kembali mengeluarkan warning atau peringatan untuk warga Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut)

rul mantik
Bupati Minsel Imbau Warga Hindari Wilayah Rawan Bencana 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan warning atau peringatan untuk warga Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Isi peringatan itu, wilayah Kabupaten Minahasa Selatan serta sejumlah kabupaten/kota di Provinsi Sulut, akan diterjang cuaca ekstrem.

Dari situs resmi BMKG, diberitahukan bahwa, Kamis (15/4/2021) akan ada hujan lebat, petir dan angin kencang di wilayah Kabupaten Minsel.

Baca juga: Wakil Bupati Boltim Oskar Manoppo Hadiri Launching Kampung Tangguh Nusantara

Baca juga: Begini Hasil Identifikasi Jenazah Denny Sakul, Kasat Reskrim AKP Sugeng: Tidak Ada Tanda Kekerasan

Baca juga: Jelang Reshuffle Kabinet, Olly Dondokambey Standby di Sulut, Hadiri Peresmian SPBU, Jamu WAKASAL

Prakiraan BMKG, badai itu akan menerjang Kabupaten Minahasa Selatan mulai Pukul 17.40 Wita sampai dengan Pukul 20.40 Wita.

Malah, pada surat resmi BMKG yang diberikan ke Pemerintah Provinsi Sulut serta semua pemerintah kabupaten/kota, cuaca ekstrem ini akan terjadi hingga 20 April 2021.

Bupati Minahasa Selatan (Minsel), Franky Donny Wongkar, langsung merespons peringatan BMKG itu. Dia mengeluarkan imbauan kepada seluruh warga Minsel agar waspada.

Baca juga: Ini Penyebab Kabupaten Minahasa Selatan Masih Zona Orange, Meski tak Lagi Punya Pasien Covid-19

Baca juga: Rincian Sumber dari Kasus Suap Rp 25,7 Miliar yang Diterima Mantan Menteri KKP Edhy Prabowo

Baca juga: Rincian Sumber dari Kasus Suap Rp 25,7 Miliar yang Diterima Mantan Menteri KKP Edhy Prabowo

"Saya minta semua warga Minsel untuk waspada. Sebab, sesuai peringatan BMKG, akan ada hujan lebat disertai angin kencang dan petir yang akan terjadi malam ini," kata Franky Wongkar.

Warga yang tinggal di kaki bukit dimintanya untuk waspada.

Jika hujan lebat turun lama, dia meminta warga untuk mengungsi ke rumah keluarga yang jauh dari lokasi berbahaya.

"Hindari tebing untuk mengantisipasi tanah longsor," katanya.

Baca juga: Warga Perbatasan NKRI di Talaud Diimbau Waspada Adanya Badai Bibit Siklon Tropis Surigae

Baca juga: Berencana Perbagus Airmadidi, Joune Ganda Pompa Semangat Pejabat Dengan Tips Jokowi

Baca juga: Kisah Wuling Confero S Taklukan Jalur Trans Sulawesi

Halaman
123
Penulis: Rul Mantik
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved