RHK Kamis 15 April 2021
BACAAN ALKITAB - Yesus Mengerti, Yesus Peduli
Tiada allah seperti Allah kita. Tiada tuhan seperti Tuhan kita. Dia sungguh baik, amat baik dan teramat sangat baik.
Yohanes 21:9-10
TRIBUNMANADO.CO.ID - Tiada allah seperti Allah kita. Tiada tuhan seperti Tuhan kita. Dia sungguh baik, amat baik dan teramat sangat baik. Dia lahir dan hidup di dunia hanya untuk kita manusia, agar kehidupan kita benar-benar hidup.
Bahkan, agar kita menikmati kehidupan yang sempurna yakni kehidupan hingga dalam kekekalan, Dia rela menderita, tersiksa dan mati terhina di atas kayu salib. Dia mati agar kita hidup. Demi hidup kita, Dia rela mati.
Namun, Dia bangkit dan menang. Kebangkitan dan kemenangan-Nya itu juga untuk kita. Adakah tuhan seperti Kristus? Itulah baiknya Tuhan kita. Dia sangat tahu, apa yang terbaik bagi kita.

Ketika Dia bangkit dan mendapati murid-murid-Nya dalam keraguan, Dia menampakan diri dan menjumpai mereka untuk menghapus keraguan dan memberikan kepastian bagi mereka. Di tengah keraguan itu dan saat mereka sedang capek karena baru saja mengayuh dayung dan melempar jala karena menangkap ikan, Yesus telah menanti mereka di tepian pantai danau Galilea, atau Tiberias.
Di pantai itu, Dia tidak menunggu dengan tangan hampa. Sebab Dia telah buatkan api untuk memanaskan tubuh murid-murid-Nya, lengkap dengan membakarkan ikan dan roti bagi mereka yang lapar dan kelelahan.
Ya, begitu _care_nya Yesus bagi hidup murid-murid-Nya. Juga bagi kita tentunya. Sampai-sampai hal-hal yang paling kecil dan sederhana pun Dia sediakan untuk kita. Hal yang tak terpikirkan oleh kita, disediakan-Nya untuk kebaikan kita. Begitu sayangnya Dia akan kita.
Demikian disaksikan firman Tuhan hari ini.
Ketika mereka tiba di darat, mereka melihat api arang dan di atasnya ikan dan roti.
Kata Yesus kepada mereka: "Bawalah beberapa ikan, yang baru kamu tangkap itu." (ay 9, 10)_
Api yang Dia sediakan juga bukan sembarang api. Bukan nyala api yang segera padam. Tapi api arang atau bara api, sehingga tahan lama dan baik untuk membakar ikan dan roti. Selain ikan dan roti yang Dia bakar, Yesus juga meminta mereka membawa beberapa ekor hasil tangkapan murid-murid-Nya itu untuk dibakar dan tentunya dinikmati bersama.
Mereka bersama melepas lelah, memanaskan tubuh bersama dan makan bersama Yesus. Mereka juga bersukacita karena hasil tangkapan yang banyak. Maka sempurnalah sukacita mereka karena ada Yesus di situ. Sebab, Yesus sangat mengasihi mereka dan semua umat-Nya. Termasuk kita.
Sekali lagi pertanyaannya: adakah tuhan seperti Yesus? Dia sangat mengasihi kita. Kasih-Nya akan kita adalah sangat sempurna. Tiada yang seperti Yesus, begitu mengasihi kita. Dia sanggup melawat seluruh kehidupan kita seutuhnya dengan cinta dan kasih-Nya yang tulus ikhlas.
Dia Allah yang sangat mengerti bahasa apapun dan setiap tetesan air mata kita. Dia Allah yang sangat peduli terhadap setiap persoalan hidup kita. Dia tak pernah membiarkan kita. Kuta dibalut-Nya dengan cinta dan kasih-Nya yang tiada terselami oleh akal kepikiran kita.
Dia Allah yang tahu kebutuhan hidup kita yang paling dasar. Karena Dia tahu dan mengerti kedalaman hati dan jiwa kita yang lara dan penuh gumul dan juang. Tak dibiarkan-Nya kita sendiri. Dia pasti menolong kita tepat pada waktu-Nya.
Dia memenuhi segala kebutuhan hidup kita menurut cara dan kasih-Nya yang tiada bertara. Itulah Yesus kita, Tuhan dan Juruselamat kita.
Maka sebagai keluarga Kristen, jangan pernah melupakan atau meninggalkan Dia. Meninggalkan Dia berarti meninggalkan kehidupan kita.
Karena itu hendaklah hati, pikiran, perkataan dan perbuatan kita terarah dan tertuju untuk memuliakan Dia. Hadirkan Kristus senantiasa dalam hidup kita dengan hidup menuruti kehendak-Nya, maka kita dan keluarga akan diberkati-Nya secara heran, dahsyat dan luar biasa, melampaui apa yang kita pikirkan dan harapkan untuk kita. Amin
DOA: Tuhan Yesus, tiada tuhan yang seperti Engkau. Terpujilah nama-Mu, Bapa. Pakailah terus kami hidup hanya memuliakan Tuhan. Amin