Breaking News:

Berita Kotamobagu

Ternyata Sejak Januari 2021 THL RSUD Kotamobagu Terhitung Tenaga Sukarela

“Kami sudah beberapa tahun mengabdi disini, hari ini dikeluarkan dan diganti dengan orang lain."

Penulis: Theza Gobel | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Theza Van Gobel
Kegiatan Konferensi Pers yang dipimpin oleh Kepala Bagian Tata Usaha RSUD Kotamobagu, Hendri Kolopita (tengah). 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Aksi protes yang dilakukan oleh puluhan tenaga kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara, yang berstatus tenaga harian lepas (THL), Selasa (14/04/2021) kemarin ternyata menimbulkan tanda tanya dari pihak rumah sakit

Beberapa tenaga kesehatan yang turun protes mengungkapkan kekecewaan mereka sebab pihak rumah sakit terus menuntut mereka agar harus disiplin bekerja sejak awal tahun.

Kendatipun demikian, gaji mereka tak kunjung dibayarkan. Gaji yang seharusnya mereka terima adalah sebesar Rp 1 juta per bulannya.

“Kami sudah beberapa tahun mengabdi disini, hari ini dikeluarkan dan diganti dengan orang lain."

"Mereka itu sudah menerima gaji, sedangkan kami sudah tiga bulan sampai hari ini tidak terima gaji,” ujar salah seorang tenaga kesehatan yang turun protes. 

Pihak RSUD sendiri cukup terkejut dengan aksi protes yang dilakukan oleh para tenaga kesehatan tersebut, sebab menurut pihak RSUD ada miskomunikasi terkait hal tersebut. 

Kepala Bagian Administrasi Umum RSUD Kotamobagu, Hendri Korompot mengatakan bahwa dirinya telah menjelaskan pada apel perdana tanggal 6 Januari 2021, bahwa seluruh THL yang terkontrak pada tahun 2020, telah dialihfungsikan menjadi tenaga sukarela tanpa terkecuali. 

Hal tersebut dijelaskan olehnya dalam Konferensi Pers yang dilaksanakan di Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kotamobagu, Rabu (14/04/2021). 

Surat edaran yang dikeluarkan oleh pihak RSUD pun ternyata telah terbit sejak tanggal 4 Januari 2021. 

Menurut Hendri, lewat surat edaran tersebut, pihak rumah sakit sudah memberikan kebebasan bagi THL untuk memilih, apakah akan tetap bekerja sebagai sukarela sembari menunggu terbitnya SK yang baru atau berhenti menjadi petugas kesehatan di RSUD.

“Semuanya sudah tertuang dalam surat edaran. Perihal ada yang diberhentikan itu karena mereka sudah tidak aktif lagi. 

Bahkan ada juga beberapa THL yang sebelumnya sudah mengajukan pengunduran diri pindah ke tempat lain,” jelasnya. 

Meski begitu, Hendri mengatakan akan mengupayakan pembayaran honorer bagi THL rumah sakit yang tidak menerima SK.

“Untuk honorer THL Januari hingga Maret itu akan kami upayakan untuk dibayarkan. Tentunya harus dikeluarkan dulu SK bagi puluhan THL itu yang terhitung Januari sampai Maret,” tutupnya.

Insiden Pembatalan Gol Cristiano Ronaldo Memakan Korban, Asisten Wasit yang Menganulir Kini Dipecat

CHORD Gitar dan lirik Lagu Yang Sedang Sedang Saja - Iwan Salman, Aku Suka Dia Ma

Polres Kepulauan Talaud Menggelar Operasi Keselamatan 2021 di Wilayah Melonguane

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved