Breaking News:

Dinsos Kotamobagu: Kebanyakan PSK Dari Luar Daerah

Program identifikasi itu dilakukan berkaitan dengan adanya program dari Dinsos untuk memberikan pembinaan kepada para PSK.

Tribun manado / Alpen Martinus
Noval Manoppo 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Kotamobagu, Noval Manoppo, menjelaskan bahwa pihaknya sejauh ini telah melakukan identifikasi para Pekerja Seks Komersial (PSK) di wilayah Kota Kotamobagu.

Dari hasil identifikasi yang telah dilakukan oleh Dinsos, ternyata rata-rata PSK yang ada di Kotamobagu berasal dari luar daerah.

“Rata-rata dari luar, bahkan ada yang dari luar pulau. Hanya saja mereka melakukan pekerjaannya di sini (Kotamobagu),” ungkapnya kepada media, Rabu (14/4/2021).

Menurutnya, program identifikasi itu dilakukan berkaitan dengan adanya program dari Dinsos untuk memberikan pembinaan kepada para PSK.

“Tapi permasalahannya di sini, kalau PSK dari luar daerah kami tidak bisa tangani. Karena itu tanggung jawab dari dinas sosial lain, jadi mereka itu nantinya akan diberi pemahaman bahwa profesi yang mereka lakukan itu keliru,” ujarnya.

Ia menambahkan, setelah didata nantinya akan ada tenaga profesional yang akan memberikan konseling kepada para PSK itu.

“Dari pihak kami ada yang namanya Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga. Melalui lembaga tersebut, besar harapan kami agar para PSK mendapatkan bimbingan yang baik. Kami berharap mereka (PSK) ini menjauhi profesi tersebut. Karena dampak negatifnya sangat besar. Seperti penyakit menular seksual. Kami akan tanamkan pada mereka bahwa di luar sana masih banyak pekerjaan lain yang lebih baik,” tutupnya.

Penulis: Theza Gobel
Editor: Charles Komaling
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved