Breaking News:

Investasi Bodong

Awas Tertipu, Ini Ciri-Ciri Investasi Bodong, OJK Imbau Masyarakat Tak Mudah Tergiur Untung Besar

Investasi bodong atau ilegal, kerap menjanjikan keuntungan besar yang tidak wajar dalam waktu singkat kepada calon korbannya.

(Thinkstockphotos.com)
Ilustrasi Investasi Bodong - OJK imbau masyarakat untuk cermat dalam memilih perusahaan investasi maupun fintech (financial technology), agar terhindar dari investasi bodong.  

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengimbau masyarakat untuk cermat dalam memilih perusahaan investasi maupun fintech (financial technology), agar terhindar dari investasi bodong

"Secara umum kegiatan investasi ilegal memiliki ciri-ciri yang hampir sama," ujar Dewan Komisioner Bidang Perlindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tirta Segara dalam diskusi bertema Melindungi Masyarakat dari Jeratan Fintech & Investasi Ilegal secara virtual, Selasa (12/4/2021).

Disebutkan, investasi bodong atau ilegal, kerap menjanjikan keuntungan besar yang tidak wajar dalam waktu singkat kepada calon korbannya. 

"Kemudian biasanya menjanjikan bonus dari perekrutan anggota baru atau member get member," tuturnya. 

Lalu, layanan investasi ilegal biasanya juga memanfaatkan tokoh masyarakat untuk menarik minat investasi. 

"Kadang-kadang tokoh masyarakat itu tidak tahu kalau foto mereka digunakan dan dikomersialkan. Jadi hati-hati," ucapnya. 

Ciri lainnya, selalu menjanjikan aset aman dan dapat dibeli kembali tanpa biaya, mudah, serta fleksibel. 

"Kemudian, fintech-fintech ilegal juga janjikan pinjaman cepat, mudah, murah tanpa syarat tertentu, padahal legalistasnya tidak jelas," tuturnya. 

"Maka, baik itu investasi maupun pinjam uang secara online, harus memenuhi 2 L, yaitu prinsip Legal dan Logis," imbuhnya.

Berkeliaran

Halaman
12
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved