Breaking News:

RHK Selasa 13 April 2021

RENUNGAN HARIAN KRISTEN - Tebarkan dan Nantikanlah

Hanya dalam waktu kurang dari 1 minggu terpisah, murid-murid Yesus sudah lupa akan Gurunya sendiri. Ketika Yesus di pantai

istimewa
Ilustrasi Membaca Alkitab 

 Yohanes 21:6

TRIBUNMANADO.CO.ID - Hanya dalam waktu kurang dari 1 minggu terpisah, murid-murid Yesus sudah lupa akan Gurunya sendiri. Ketika Yesus di pantai setelah kebangkitan-Nya dan murid-murid-Nya di atas perahu sedang menangkap ikan, mereka tidak mengenal-Nya.

Tuhan Yesus pun melakukan hal yang mirip dengan yang telah dilakukan sebelumnya bersama murid-murid-Nya itu, yakni mujizat, di tepi pantai Danau Galilea atau Tiberias.

Bacaan Alkitab Angin Ribut Diredakan, Yesus: Mengapa Kamu Begitu Takut dan Tidak Percaya?
Bacaan Alkitab Angin Ribut Diredakan, Yesus: Mengapa Kamu Begitu Takut dan Tidak Percaya? (istimewa)

Karena mereka tidak berhasil menangkap ikan seekorpun, maka Yesus berkata kepada mereka agar segera menebarkan jala mereka di sebelah kanan perahu. Maka tanpa ragu-ragu, mereka menuruti kata Yesus.
Hasilnya? _So pasti!_ Karena Yesus adalah Tuhan, maka kata-kata-Nya pasti terjadi. Murid-murid pun tak mampu menarik jala karena banyaknya ikan. Padahal sebelumnya mereka telah bersusah payah menangkap ikan, tapi Gatol (gagal total). Tak mendapatkan seekorpun.

Demikian firman Tuhan hari ini.
  Maka kata Yesus kepada mereka: "Tebarkanlah jalamu di sebelah kanan perahu, maka akan kamu peroleh." Lalu mereka menebarkannya dan mereka tidak dapat menariknya lagi karena banyaknya ikan.  (ay 6)_
Meski agak samar tentang Yesus, namun para murid itu melakukan perintah Yesus. Mereka melakukan seperti mula-mula ketika mereka dipanggil Yesus, menurut saja dan melakukan kata-kata Yesus. Demikian juga dalam hal menebar jala.

Kepatuhan para murid, tetap ada. Mereka menuruti saja apa yang dikatakan Yesus. Soal hasilnya, mereka serahkan sepenuhnya prosesnya kepada Pemberi perintah. Apalagi Sang Pemberi perintah adalah Yesus, Tuhan dan Juruselamat dunia, pemilik alam semesta dan kehidupan kita. Pasti yang paling baiklah yang diraih dan dinikmati.

Sahabat Kristus, demikian dengan kita sebagai murid Yesus di zaman kekinian. Lepas dari kekurangan dan kelemahan para murid Tuhan, tapi hal kepatuhan dan kepasrahan kepada Tuhan Yesus, kita perlu meneladani mereka.

Sebagai murid Tuhan Yesus, tugas, tanggungjawab dan tanggungjawab kita adalah melaksanakan apa yang menjadi bagian kita. Bagian kita adalah berusaha, bekerja dan melakukan segala kehendak Kristus dalam dunia ini. Apapun yang diperintahkan-Nya sesuai firman-Nya dalam Alkitab, lakukanlah itu.

Lakukanlah semua perintah Tuhan dengan segenap hati dan setulus-tulusnya sebagai bagian kita. Segala kerja, usaha, jerih lelah apapun yang kita kerjakan, kerjakanlah itu sesuai firman-Nya. Itulah bagian kita.
Bagian kita adalah bekerja dan berusaha, melakukan segala sesuatu dalam ketaatan kepada-Nya. Selanjutnya adalah bagian Tuhan. Jangan merampas hak dan bagian-Nya Tuhan, agar kita tidak jatuh dalam dosa dan justeru menuai kehancuran.

Lihatlah kepada murid-murid Tuhan Yesus. Mereka melakukan bagian mereka, naik lagi ke perahu dan menebar jala. Padahal, mereka sudah lelah karena sebelumnya sudah berulang kali menebar jala, tapi tidak mendapatkan apa-apa.

Tetapi, ketika mereka "hanya" melaksanakan bagiannya dan menyerahkan bagian atau urusan Tuhan kepada-Nya, maka jala mereka pun penuh ikan.

Demikian juga dengan kita. Bagian kita adalah "menebarkan." Tebarkanlah! Selanjutnya serahkanlah dan nantikanlah bagian Tuhan. Kita pasti akan menikmati keberhasilan yang tak terhingga. Jangan memaksakan kehendak kepada Tuhan. Apalagi menghalalkan segala cara untuk "memaksakan" kehendak Tuhan dengan melakukan kejahatan agar Tuhan berkenan. Itu adalah awal dan pangkal kehancuran.

Sebaliknya, sebagai keluarga Kristen, lakukanlah apa yang menjadi tugas dan kewajiban sebagai bagian kita. Nantikan dan nikmatilah kebaikan Kristus, pasti nyata, ajaib dan luar biasa. Itu _so pasti!_ Mengapa? Karena di dalam Tuhan Yesus, tidak ada yang mustahil, tidak ada yang tidak mungkin, dan mujizat itu pasti nyata dan terjadi. Amin

 DOA: Tuhan Yesus, mampukan kami melakukan tugas dan tanggungjawab kami, dan nyatakanlah kebaikan-Mu bagi keluarga kami. Amin

Editor: Aswin_Lumintang
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved