Breaking News:

Berita Talaud

Angkutan Transportasi Antar Kepulauan di Kabupaten Talaud Tetap Berjalan

Pemerintah tegas melarang masyarakat melakukan kegiatan mudik lebaran tahun ini demi mencegah penularan virus corona Covid-19.

Istimewa.
Aktifitas pelayaran Melonguane-Manado begitu sebaliknya masih berjalan normal namun tetap mengedepankan protokol kesehatan Covid 19. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Pemerintah telah resmi melarang masyarakat untuk melakukan mudik Lebaran 2021.

Larangan itu tertuang dalam Surat Edaran Kepala Satgas Penanganan COVID-19 No. 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik pada Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah selama 6-17 Mei 2021. 

Melalui surat edaran ini, pemerintah tegas melarang masyarakat melakukan kegiatan mudik lebaran tahun ini demi mencegah penularan virus corona Covid-19.

Larangan ini diberlakukan untuk moda transportasi darat, laut dan udara.

Selanjutnya, pemerintah juga telah menetapkan aturan terkait larangan pengoperasian seluruh moda transportasi darat, laut, udara, pada 6-17 Mei 2021.

Menyikapi Hal tersebut Kepala Syahbandar Melonguane  Jerusalem Melope ST saat diwawancarai Senin (12/4/2021) mengaku sampai saat ini masih menuggu keputusan dari provinsi terkait larangan mudik tersebut  ungkap Melope.

"Saat ini juga untuk aktifitas pelayaran Melonguane - Manado begitu sebaliknya masih berjalan normal namun tetap mengedepankan protokol kesehatan Covid 19. Mengingat Daerah Kabupaten Kepulauan Talaud masuk dalam Zona Hijau dan salah satu daerah mayoritas kaum Nasrani Kata," ujar Melope. 

Berdasarkan instruksi Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Budi Setiyadi menjelaskan, transportasi yang dilarang saat mudik yakni:

1. Kendaraan bermotor umum dengan jens mobil bus dan mobil penumpang.

2. Kendaraan bermotor perseorangan, dengan jenis mobil penumpang, mobil, bus, dan sepeda motor (kendaraan pribadi).

Halaman
12
Penulis: Ivent Mamentiwalo
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved