Breaking News:

Gelar Ibadah Paskah, Diaspora Katolik Indonesia Akan Galang Bantuan untuk Korban Bencana di NTT

Para diaspora Katolik ikut serta dengan penuh semangat memberikan pertolongan untuk NTT dalam bentuk doa dan penggalangan dana.

Editor: maximus conterius
Tribunnews/HO/Biro Pers Setpres/Laily Rachev
Presiden Joko Widodo (ketiga kiri) berbincang dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono (kedua kanan), Sekretaris Kabinet (Seskab), Pramono Anung (kedua kiri), dan Gubernur NTT, Viktor Laiskodat (kanan) setibanya di Bandar Udara Frans Seda, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Jumat (9/4/2021) pagi sekitar pukul 09.38 WITA. Selanjutnya dengan menggunakan helikopter Super Puma, Presiden Jokowi dan rombongan menuju Bandar Udara Wonopito, Kabupaten Lembata, NTT, guna meninjau daerah yang terdampak bencana banjir bandang dan badai siklon tropis Seroja. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Para Diaspora Katolik Indonesia yang tergabung dalam Jaringan KKI (Komunitas/Keluarga Katolik Indonesia) turut prihatin dan sedih atas bencana banjir bandang dan siklon Seroja yang tengah melanda seluruh wilayah NTT.

Shirley Hadisandjaja, panitia Perayaan Paskah Virtual Jaringan KKI Diaspora Katolik Indonesia, dalam rilis kepada Tribun Manado, Jumat (09/04/2021), mengatakan, masih dalam memperingati Kebangkitan Tuhan Yesus dari kematian-Nya, para diaspora Katolik, baik di dalam komunitas di negara tempat tinggal masing-masing dan secara bersama-sama, ikut serta dengan penuh semangat memberikan pertolongan untuk NTT dalam bentuk doa dan penggalangan dana.

Pertama-tama, dalam sisi rohani, para diaspora Katolik Indonesia sedunia akan mengadakan Perayaan Paskah Kerahiman Ilahi virtual pada hari Sabtu, 10 April 2021, yang akan dilangsungkan di Gereja Blessed Sacrament di Singapura pada pukul 15.00 WIB/10.00 CET.

Ibadah akan ditayangkan secara daring (online) melalui platform Zoom dan Youtube Jaringan KKI serta HIDUP TV.

Kegiatan rohani ini hendak menyatukan semua KKI (Komunitas/Keluarga Katolik Indonesia) di seluruh dunia termasuk di tanah air Indonesia tentu saja di NTT.

Stephanus Titus Widjaja selaku ketua panitia perayaan Paskah ini, mengajak umat beriman untuk menyebarkan seruan pesan Paskah bahwa Kristus sudah bangkit.

Umat juga diharapkan berdoa, “Kami mohon rahmat belas kasih Tuhan tercurah kepada umatNya khususnya bagi saudara/i yang tertimpa bencana di NTT”.

“Kami juga mendoakan pelayanan para misionaris Indonesia di luar negri di manapun mereka ditempatkan agar tetap menjadi berkat untuk berbagi dan makin melayani,” kata dia.

“Dan semoga seluruh KKI di manapun berada dari berbagai negara menjadi para saksi kebangkitan yang memberikan pengharapan bagi komunitasnya masing-masing agar semakin vibrant, missionary dan evangelical sesuai amanat Agung Tuhan Yesus yang sudah bangkit,” lanjut dia.

Misa ini akan difasilitasi oleh KKI Singapura (KKIS), dengan partisipasi doa dan lagu secara virtual dari beberapa KKI seperti Jepang, Hong Kong, New Zealand, Sydney, Swiss, Utara Italia-Milan, Eropa Tengah (Belanda, Belgia, Jerman), UK, Meksiko, New York dan Dallas.

Selain itu, para romo dan suster serta umat awam Katolik Indonesia di berbagai bangsa berkumpul bersama mengadakan kegiatan Doa Rosario virtual untuk NTT pada hari Senin 5 April 2021, yang dihadiri juga oleh Romo Leonardus Mali Pr selaku pelopor Jaringan KKI.

Para peserta yang ingin ikut serta dalam kegiatan Doa Rosario yang digagas Ketua IRRIKA Romo Damianus Dionisius Nuwa Pr, dan Romo Doddy Sasi CMF, serta beberapa romo lain ini tidak disangka-sangka mencapai lebih dari kapasitas yang tersedia.

Romo Robertus Gaga Nae Pr pun dengan sigap membuka ruang zoom untuk menampung mereka yang tidak dapat masuk, dengan demikian, banyak orang dapat ikut menyatukan hati dalam doa dengan perantaraan Bunda Maria untuk NTT.

Kemudian, dalam rangka aksi peduli dan kasih NTT, para diaspora Katolik Indonesia di berbagai bangsa dengan bergotong-royong tengah pula merencanakan Live-streaming Concert “baNNTu Flobamora” Dari Kita Untuk Kita, yang rencana akan ditayangkan pada Minggu 18 April 2021 pukul 19.00 WIB/20.00 Wita/14.00 CET.

Konser virtual ini akan melihat partisipasi oleh para suster, romo, bruder, frater, serta umat awam Katolik yang bersatu-padu ingin menggerakkan hati setiap orang untuk berbagi kasih bagi saudara-saudari kita yang tertimpa bencana di NTT. (*)

Baca juga: Kecolongan Emas 1,9 Kilogram, KPK Kini Perketat Pengelolaan Barang Bukti

Baca juga: Sosok Pencetus Skala Richter, Berawal Dari California, Ini Rician Ukuran Kekuatan Gempa

Baca juga: Cerita Istri Pesiunan Polisi, Jadi Pemulung Untuk Hidupi 7 Anak dan 10 Cucu, Atap Rumah Bocor

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved