Breaking News:

Nasional

Pengakuan Abah Popon yang Disebut Guru 'Ilmu Kebal' Teroris

Dalam pengakuannya, para terduga mengaku sempat belajar ilmu kebal di Sukabumi kepada seorang yang bernama Abah Popon.

tribunjabar
Abah Pohon guru ilmu kebal yang pernah didatangi para terduga teroris. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Nama Abah Popon mencuat setelah Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap para terduga teroris di wilayah Jakarta dan Jawa Barat belum lama ini.

Dalam pengakuannya, para terduga mengaku sempat belajar ilmu kebal di Sukabumi kepada seorang yang bernama Abah Popon.

”Februari saya ke Sukabumi ke Yasin Rawatib, minta doa dan minta diisi ilmu kebal,” kata terduga teroris Zulaimi Agus dalam rekaman video pengakuannya yang beredar di kalangan awak media.

”Saya dan jamaah lain pergi ke Sukabumi ke Abah Popon untuk pengisian (kebal), untuk jaga-jaga keamanan diri masing-masing," tukas dia.

Setelah beredarnya video pengakuan itu, wartawan Tribun Network di Sukabumi mencoba melakukan penelusuran untuk mengetahui sosok Abah Popon yang disebut-sebut oleh para terduga teroris itu.

Dan setelah beberapa hari mencari informasi, ternyata benar, sosok Abah Popon ditemukan berdomisili di Kampung Ciheulanghilir RT 02/08 Desa Ciheulang Tonggoh, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi.

Saat disambangi ke kediamannya, tampak tidak ada keanehan atau hal lainnya. Rumah Abah Popon mirip dengan rumah masyarakat pada umumnya. Ia tinggal di sebuah gang kecil.

Nama Abah Popon sendiri ternyata hanyalah nama sebutan atau nama panggilan.

Pria kelahiran Sukabumi 69 tahun silam itu memiliki nama asli Ahmad Dimyati. Di lingkungan sekitarnya, pria berperawakan kurus itu dikenal sebagai tokoh masyarakat.

Kepada Tribun Network, Abah Popon mengaku kaget setelah mendapat informasi dari sejumlah pemberitaan di media bahwa namanya disebut-sebut sebagai guru yang telah memberikan ilmu kebal kepada para terduga teroris yang ditangkap oleh Densus 88 beberapa waktu lalu.

Halaman
12
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved