Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Seleb

Masih Ingat Rahayu Saraswati Ponakan Prabowo? Kini Berjuang untuk Anaknya yang Idap Down Syndrome

Nama Rahayu Saraswati memang cukup terkenal di dunia politik. Ia adalah Ponakan Prabowo Subianto

Editor: Finneke Wolajan
Kolase Tribunnews/Instagram Rahayu Saraswati
Rahayu Saraswati dan keluarganya 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Masih ingat Rahayu Saraswati Ponakan Prabowo Subianto? Dulu artis, kini politikus. Sosoknya tengah berjuang untuk sang anak

Rahayu Saraswati Djojohadikusumo adalah anak adiknya Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo.

Rahayu Saraswati kini menjadi Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gerindra periode 2020-2025.

Nama Rahayu Saraswati memang cukup terkenal di dunia politik. Ia adalah Ponakan Prabowo Subianto, Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Menteri Pertahanan.


Prabowo Subianto dan keponakannya Rahayu Saraswati Djojohadikusumo (Istimewa)

Rahayu Saraswati gagal saat mencalonkan diri sebagai Wakil Wali Kota Tangerang Selatan di Pilkada Serentak 2020.

Sebelumnya pada Pileg 2019, Rahayu Saraswati gagal kembali ke Senayan karena tidak mendapatkan suara yang cukup.

Inilah profil dan sosok Rahayu Saraswati sebagaimana dikutip Tribunnews.com dari berbagai sumber:

1. Profil Rahayu Saraswati

Profil Rahayu Saraswati adalah putri dari pengusaha yang juga adik dari Prabowo, Hashim Djojohadikusumo.

Sehingga kepada Prabowo, ia kerap memanggil pamannya tersebut dengan sapaan Pakde Bowo.

Wanita kelahiran 27 Januari 1986 itu telah menikah dengan Harwendro Aditya Dewanto dan dikaruniai dua buah hati.

Sebelum terjun ke dunia politik, Rahayu Saraswati sempat meniti karier di dunia keartisan.

Ia pernah menjadi host serta bermain di beberapa film, seperti Merah Putih; Merah Putih II: Darah Garuda; dan dan Merah Putih III: Hati Merdeka.


Rahayu Saraswati Djojohadikusumo (Irwan Rismawan/Tribunnews.com)

2. Gagal Kembali ke Senayan

Pada 2013, Rahayu Saraswati memutuskan terjun ke dunia politik sesuai dengan latar belakang keluarga besarnya.

Ia pun mencoba peruntungan dengan menjadi calon anggota legislatif dari Partai Gerindra pada Pileg 2014.

Oleh partai, wanita yang karib disapa Sara ini ditugaskan di Dapil Jawa Tengah IV meliputi Sragen, Karanganyar, dan Wonogiri.

Sara pun sukses meraih 47.542 suara dan melangkah ke Senayan serta terpilih menjadi anggota DPR Komisi VIII.

Di Pileg 2019, Sara kembali maju dan berpindah ke Dapil III Jakarta yang meliputi Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Kepulauan Seribu.

Sayangnya, ia hanya mendapat 79.801 suara dalam Pileg 2019 dan membuatnya gagal kembali ke Senayan.

3. Gagal jadi Wakil Wali Kota Tangerang Selatan

Gagal di Pileg 2019 tak membuat Sara kapok untuk berpolitik. Kini ia mencoba maju di Pilkada Serentak 2020.

Sara mencalonkan diri sebagai Wakil Wali Kota Tangerang Selatan bersama Muhammad, mantan Sekretaris Daerah Kota Tangsel yang kini jadi politikus PDI Perjuangan.

Pada pemilihan tersebut, pasangan Muhammad-Rahayu mendapat dukungan dari sembilan partai politik, yaitu PDI Perjuangan, Partai Gerindra, Partai Solidaritas Indonesia, Partai Amanat Nasional, dan Partai Hanura.

PROFIL <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/rahayu-saraswati-djojohadikusumo' title='Rahayu Saraswati Djojohadikusumo'>Rahayu Saraswati Djojohadikusumo</a> Ponakan Prabowo Jadi Waketum Gerindra
Rahayu Saraswati Djojohadikusumo (Istimewa)

Kemudian, Partai Nasdem, Partai Perindo, Partai Garuda, dan Partai Berkarya, dengan akumulasi kursi di DPRD Kota Tangsel mencapai 23 kursi.

Di Pilkada Tangsel 2020, Muhammad-Rahayu Saraswati akan menantang pasangan Siti Nur Azizah-Ruhamaben dan Benyamin Davnie-Pilar Saga.

Sayangnya, Rahayu Saraswati kembali menelan kekalahan. Pilkada ini dimenangi oleh pasangan Benyamin Davnie-Pilar Saga.

4. Harta Kekayaan

Menilik dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Rahayu Sarawaswati memiliki harta kekayaan senilai Rp 19.022.442.005.

Sara terakhir kali melaporkan harta kekayaannya pada 15 April 2019 saat ia masih menjadi anggota DPR RI.

Kepemilikan tanah dan bangunan menyumbang sebagian besar harta kekayaan Sara, yaitu Rp 14.620.824.000.

Sara memiliki 11 bidang tanah dan bangunan yang berada di Bogor, Kebumen, Bandung, Jakarta Pusat, hingga Bekasi.

Aset lain yang dipunyai Sara adalah tiga unit mobil yang nilainya mencapai Rp 960 juta.

Sara masih memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 200 juta serta surat berharga senilai Rp 1.590.000.000.

Sara juga memunyai kas dan setara kas yang nilainya mencapai Rp 3.819.366.398.

Sayangnya, Sara juga memiliki utang Rp 2.167.748.393 sehingga mengurangi jumlah harta kekayaannya.

5. Pernah Tolak Bantuan Prabowo, berjuang untuk sang anak

Dalam sebuah wawancara, Sara pernah menolak bantuan yang hendak diberikan sang paman, Prabowo Subianto.

Diketahui, Sara memiliki seorang anak berkebutuhan khusus yang diberi nama Wira.

Putra kedua Sara tersebut lahir pada 2017 dan didiagnosis down syndrome saat masih berada di dalam kandungan usia 14 minggu.

Saat mengetahui kondisi sang anak, suami dan keluarga besar sangat mendukung keputusan Sara untuk mempertahankan janin.

Salah satu dukungan datang dari Prabowo Subianto.

"Pakde Bowo (Prabowo Subianto) tuh langsung mikirin soal stem cell lah, soal apa begitu, kan. Ya kan sekarang ada banyak riset-riset. Jadi sudah langsung mikirin," kata Sara.

Namun, Sara menolak tawaran bantuan dari Prabowo. Ia tidak ingin merepotkan sang paman.

Menurut dia, dukungan dari pamannya tersebut sangat baik.

"No no Pakde, it's ok, entar kalau misalkan ada perlu i'll let you know. Tapi supporting-nya memang luar biasa," tutur Sara.

(Tribunnews.com/Sri Juliati, Kompas.com/Dani Prabowo/Baharudin Al Farisi)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Profil Rahayu Saraswati, Keponakan Prabowo yang jadi Waketum Gerindra, Pernah Gagal di Pileg 2019

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved