Wawancara Khusus

Cerita Bupati Bolaang Mongondow Timur Sachrul Mamonto, Bercita-cita Jadi Penjual Halus Manis

Sempat bercita-cita menjadi penjual halus manis saat masih kecil, Alul sempat menjadi wartawan sebelum terjun ke dunia politik.

Penulis: Andreas Ruauw | Editor: maximus conterius
Tribun Manado/Andreas Ruauw
Bupati Boltim Sam Sachrul Mamonto diwawancarai di kantornya, Senin (5/4/2021). 

Anda cukup lama menjadi wartawan. Bisa diceritakan?

Saya berkarier di jurnalistik hampir 10 tahun. Ya, itu memang sudah direncanakan. Karena tadi, saya suka menjadi penulis.

Bagaimana ceritanya hingga dari jurnalis ‘banting stir’ ke politik?

Setelah menjadi jurnalis saya menjadi abdi negara. Saya masuk ke KPU (Komisi Pemilihan Umum) waktu itu.

Sempat juga menjadi Ketua KPU Bolmong Raya selama dua tahun setengah.

Setelah itu, saya mundur dari KPU dan menjadi seorang ketua partai politik di Boltim.

Karena memang saya berniat untuk memperoleh pengalaman di dunia politik.

Kemudian dari situ saya diusung untuk menjadi DPRD Boltim. Waktu pemilu 2014, saya meraih suara terbanyak.

Saya sempat menjadi Ketua DPRD Boltim.

Di tengah perjalanan saya maju Pilkada 2015 berpasangan dengan Meidy Lensun, tapi kalah.

Kemudian saya vakum di politik.

Tidak lama Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey mengajak saya untuk bergabung sebagai Anggota Dewan Komisaris Bank SulutGo 2016- 2018.

Di tahun 2019 saya masuk Partai Nasdem dan lanjut di tahun 2020 mencalonkan diri sebagai Bupati Bolaang Mongondouw Timur berpasangan dengan Oskar Manoppo dan terpilih sebagai Bupati Boltim.

Anda cukup sibuk dengan karier, bagaimana membagi waktu bersama keluarga?

Halaman
1234
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved