Breaking News:

RHK Rabu 7 April 2021

BACAAN ALKITAB - Mengingatkan yang Terlupakan

Yesus sungguh menderita sengsara sampai mati di kayu salib. Dia diserahkan kepada orang berdosa untuk disalibkan.

ilustrasi 

Lukas 24:6b-8

TRIBUNMANADO.CO.ID - Yesus sungguh menderita sengsara sampai mati di kayu salib. Dia diserahkan kepada orang berdosa untuk disalibkan. Namun, pada hari yang ketiga Dia bangkit mengalahkan maut. Dia hidup untuk memenangkan umat manusia yang hidup berkenan kepada-Nya.

Inilah yang dialami oleh Tuhan Yesus, Sang Juruselamat dunia. Sebenarnya, apa yang terjadi pada Tuhan Yesus ini, sudah disampaikan-Nya kepada para murid-Nya. Bahkan itu adalah kutipan atas nubuat para nabi dalam kitab suci.

Renungan Harian Kristen
Renungan Harian Kristen (Istimewa)

Tapi, para murid tidak pekah dengan apa yang terjadi. Mereka lupa terhadap apa yang disampaikan oleh Tuhan Yesus. Setelah malaikat mengingatkan mereka, barulah mereka sadar dan tahu. Maka teringatlah mereka akan perkataan Yesus itu.

Demikian firman Tuhan hari ini.
  Ingatlah apa yang dikatakan-Nya kepada kamu, ketika Ia masih di Galilea,
   yaitu bahwa Anak Manusia harus diserahkan ke tangan orang-orang berdosa dan disalibkan, dan akan bangkit pada hari yang ketiga."
  Maka teringatlah mereka akan perkataan Yesus itu.
Para murid Tuhan selalu bersama Dia. Mendengar firman-Nya. Termasuk hal-hal yang berkaitan dengan kedatangan dan jalan hidup Yesus yang datang untuk menebus dosa umat manusia dan menyelamatkan kita.
Ketakutan dan kegelisahan menyelimuti mereka. Mereka hanyut dalam duka atas kematian Yesus dan lupa atas apa yang sudah dikatakan Yesus bagi mereka. Bahwa semua itu akan terjadi demi keselamatan seluruh umat manusia.

Kedegilan hati kita sering membuat kita lupa terhadap apa yang telah Tuhan sampaikan dalam firman-Nya. Ketakutan, kegelisahan, kekuatiran dan berbagai persoalan hidup sering menutup mata iman kita sehingga kita lupa dengan janji firman Tuhan. Kita terjebak pada usaha mengandalkan kekuatan sendiri.

Sebaliknya, kesenangan duniawi sering meninabobokan kita sehingga lupa bahkan melupakan akan peringatan Tuhan. Kita selalu membaca dan mendengar firman Tuhan, tapi lupa dalam melakukannya dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai keluarga Kristen, kita diingatkan agar tetaplah berpegang pada firman Tuhan. Jangan takut dan kuatir dengan apapun juga. Sebab Tuhan akan tetap pada janji firman-Nya. Apa yang dijanjikan-Nya pasti akan dilakukan-Nya untuk kita. Karena Dia sangat menyayangi kita. Yang penting kita jangan melupakan Dia.

Firman Tuhan dalam Alkitab adalah peringatan Tuhan bagi kita untuk berbuat baik dan menjauhi yang jahat. Ingatlah selalu itu dan wujudkanlah dalam hidup kita.

Jangan melupakan Tuhan dalam keadaan apapun. Baik dalam keadaan duka maupun suka, hendaklah mata hati dan iman kita terus tertuju kepada firman Tuhan sebagai ukuran atau standarnya. Jangan menunggu kita mengalami peristiwa tertentu baru ingat firman Tuhan.

Tuhan mengingatkan kita melalui firman-Nya bahkan hamba-hamba-Nya agar kita jangan melupakan Tuhan dalam segala keberadaan hidup kita.

Jika kita tidak melupakan Tuhan dan terus berpegang pada firman-Nya serta melakukan kehendak-Nya, maka Dia akan menjaga dan melindungi serta memberkati kehidupan kita dan keluarga, kini dan selalu terus. Amin

 DOA: Tuhan Yesus, tolong agar kami tidak melupalan firman-Mu namun senantiasa mewujudkannya dalam hidup kami. Amin

Editor: Aswin_Lumintang
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved