Breaking News:

Berita Ekonomi

Inflasi Manado di Bulan Maret Dipicu Kenaikan Harga Rica dan Rokok Putih

Indeks Harga Konsumen (IHK) Kota Manado tercatat inflasi 0,17 persen (mtm) sedangkan IHK  Kotamobagu terdeflasi sebesar 0,33 persen (mtm).

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Fernando Lumowa
Pengunjung memilih cabai rawit (rica) di swalayan di Manado belum lama ini. Kenaikan harga cabai rawit menjadi pemicu utama inflasi di Manado dan Kotamobagu pada Bulan Maret 2021. 

Manado TRIBUNMANADO.CO.ID - Pergerakan harga-harga secara umum di Sulawesi Utara cenderung meningkat di Kota Manado.

Sementara, mengalami penurunan di Kota Kotamobagu.

Indeks Harga Konsumen (IHK) Kota Manado tercatat inflasi 0,17 persen (mtm) sedangkan IHK  Kotamobagu terdeflasi sebesar 0,33 persen (mtm).

Inflasi Manado tercatat lebih tinggi dibandingkan Februari 2021 yang tercatat inflasi 0,04 persen (mtm).

Sementara itu, angka inflasi Kotamobagu tercatat lebih rendah yakni deflasi sebesar 0,21 persen pada periode yang sama.

Dengan demikian, inflasi tahunan Manado dan Kotamobagu pada Maret 2021 masing-masing tercatat sebesar 1,65 persen (yoy) dan 1,94 persen (yoy).

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulut, Arbonas Hutabarat mengatakab, angka itu masih berada di bawah rentang target inflasi nasional 3±1 persen (yoy),

Secara nasional, IHK bulan Maret 2021 tercatat inflasi  0,08 persen (mtm) dengan laju inflasi tahunan 1,37 persen (yoy).

Ditinjau dari kelompok penyusunnya, pergerakan harga kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau kembali menjadi penggerak utama IHK di Manado.

Indeks harga Kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau mengalami inflasi sebesar 0,77 persen (mtm) dan memberikan kontribusi inflasi sebesar 0,23 persen (mtm) pada inflasi umum Manado.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved