Breaking News:

BACAAN ALKITAB

Menjabarkan Trilogi Pembangunan Jemaat - “Beritakan, Yesus Bangkit!”

Berita gereja di sepanjang zaman kepada dunia tidak boleh berubah. Berita itu ialah “bahwa Kristus telah mati karena dosa-dosa kita.

Editor: Aswin_Lumintang
Internet/istimewa
Jim Caviezel bersaksi usai perankan Yesus di film The Passion of The Christ. Jim saat syuting memikul salib Yesus. 

Injil Markus memberikan keterangan bahwa Salome juga turut serta ke kubur Yesus (Markus. 16:1). Beberapa nama perempuan yang disebutkan ini adalah sebagian saja dari kelompok perempuan lainnya yang selama ini mengikut Yesus. Mereka beserta perempuan-perempuan lainnya mem- beritahukan perihal kebangkitan Yesus kepada para rasul (ayat. 10).

Pemberian daftar nama para perempuan dalam kisah ini oleh Lukas dan penginjil lainnya sekaligus memiliki signifikansi yang besar. Jelaslah bahwa penyebutan nama- nama ini secara spesifik menunjukkan bahwa kisah di seputar kebangkitan Yesus ini adalah benar dan dapat dipercaya (reliabile), ditambah fakta bahwa mereka yang disebutkan tersebut adalah perempuan.

Di kalangan orang Yahudi di zaman tersebut, kaum perempuan tidak dipercaya dalam hal memberi kesaksian, termasuk di pengadilan. Sangatlah tidak mungkin bila Lukas hendak mengarang kisah kebangkitan Yesus ini, namun memakai perempuan sebagai tokoh dalam ceritanya. Jelaslah bahwa Lukas dan penginjil lainnya menceritakan peristiwa yang terjadi tersebut apa adanya.

Hal ini terlihat juga dalam kisah ini ketika para rasul menganggap perkataan-perkataan itu seakan-akan omong kosong dan mereka tidak percaya kepada perempuan-perempuan itu (ayat. 11). Ayat 12 secara khusus menunjukkan respons Petrus atas kabar yang didengarnya. Cerita para perempuan tersebut mendorong Petrus untuk segera pergi ke kubur Yesus. Tindakan ini dapat dilihat sebagai petunjuk bahwa Petrus percaya kepada perkataan para perempuan tersebut, sehingga ia pergi ke kubur untuk memastikannya. Hal ini karena Petrus telah belajar untuk mempercayai perkataan Yesus (band. Lukas. 22:61-62). Apa yang dijumpai Petrus ketika menjenguk ke kubur tersebut, yakni hanya kain kapan yang digunakan Yesus saja, membuatnya terheran-heran (thaumazon) atas apa yang terjadi.

Makna dan Implikasi Firman
Kebangkitan Yesus adalah penggenapan dari apa yang telah dinubuatkan oleh Kitab Suci dan apa yang dijanjikan oleh Yesus sendiri kepada murid-murid-Nya, bahwa sesudah Ia menderita dan dibunuh, Ia akan bangkit pada hari ketiga. Kejadian di Minggu pagi itu telah membuat para perempuan yang menjumpai kubur kosong itu kebingungan dan ketakutan, namun hal itu tidak menghentikan mereka dari memberitakan kabar yang besar itu kepada para murid yang lain.

Didorong oleh perkataan para malaikat dan janji Yesus yang ditegaskan kembali kepada mereka, para perempuan itu pergi dan memberitakan bahwa Yesus bangkit! Pemberitaan itu tidak selalu berjalan mulus sebab tidak sedikit yang meragukan dan tidak percaya atas pemberitaan tersebut, namun kabar baik itu harus terus digemakan. GMIM sebagai gereja Tuhan dipanggil dan diutus untuk terus memberitakan kabar sukacita bahwa Yesus telah mati untuk dosa-dosa manusia dan bangkit mengalahkan maut. Pada pemberitaan inilah terletak pengharapan bagi keselamatan dunia. Di Hari Paskah Pertama sekaligus Hari Anak GMIM ini, kiranya komitmen pemberitaan Injil ini terus diteguhkan, yakni dimulai dari keluarga-keluarga Kristen yang berkomitmen mengajar anak-anak tentang Yesus yang mati dan bangkit itu. Biarlah dari kecil, setiap anak boleh mengenal dan mengasihi Yesus sebagai Tuhan, Juruselamat, dan Sahabatnya.

PERTANYAAN UNTUK DISKUSI:
1. Apa makna kesaksian para perempuan tentang kebang- kitan Yesus dan implikasinya dalam hidup orang percaya sesuai Lukas 24:1-12 ?
2. Bagaimanakah pemberitaan Injil tentang kematian dan kebangkitan Yesus Kristus dalam konteks keberagaman di tengah bangsa dan negara?
NAS PEMBIMBING: I Korintus 15:3-4

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved