Breaking News:

Penanganan Covid

Ini Strategi Satgas Covid 19 Sulut Tangkal Virus Covid Varian Baru Masuk Sulut

Satgas Covid 19 Sulut siaga penuh untuk mencegah masuknya virus Covid 19 varian B.1.1.7 dan N439K

Tribun manado / Arthur Rompis
Satgas Covid-19 Sulut 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Satgas Covid 19 Sulut siaga penuh untuk mencegah masuknya virus Covid 19 varian B.1.1.7 dan N439K.

Juru bicara Satgas Penanganan Covid 19 Sulut Steven Dandel mengatakan,

pihaknya menggulirkan program surveilans sequencing RNA untuk kasus yang terkonfirmasi positif.

"Tujuannya untuk memantau adanya peredaran varian atau mutasi Covid 19," kata dia kepada Tribun Manado. 

Baca juga: Wali Kota Kotamobagu Buka Kegiatan Seleksi Tilawatil Quran dan Hadits ke-VII

Baca juga: 10 Juta Dosis Vaksin Sinovac Bakal Kembali Didatangkan Indonesia, AstraZeneca sedang Embargo

Baca juga: Sosok Vincent Verhaag, Temani Jessica Iskandar di Pernikahan Aurel Atta, Ini Profil Lengkapnya

Hingga kini, beber dia, kasus Covid 19 varian baru belum terpantau di Sulut.

Pihaknya terus berkoordinasi dengan pusat dan daerah untuk melakukan upaya 3 T yakni Tracing, Testing dan Treatmen). 

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyebut mutasi virus corona B117 lebih cepat menular.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemenkes, dr Slamet, MHP, menyatakan sejumlah langkah telah dilakukan pemerintah terkait B117 itu.

Upaya 3T (Testing, Tracing, dan Treatment) dilakukan demi mencegah varian baru virus corona B117 meluas di Indonesia.

Baca juga: Juli 2021 Jabatan Eselon IV di Kabupaten Minahasa Selatan akan Dihapus

Baca juga: Wali Kota Kotamobagu Tatong Bara Apresiasi Kerja Keras Insan Pers 

Baca juga: Masih Ingat Pedangdut Aty Kodong? Ditipu Pacar Brimob, Diisukan Meninggal Dunia, Begini Kabarnya

“Temuan ini menunjukkan kemampuan dan kapasitas dari laboratorium Balitbangkes dalam melakukan metode Whole Genome Sequencing (WGS).

" Mutasi virus corona B117 yang terdeteksi pertama di Inggris betul telah terdeteksi di Indonesia."

"Mutasi virus ini lebih menular, orang yang terinfeksi varian ini juga dapat menularkan virus dalam jumlah yang lebih besar,” ujarnya,

Baca juga: Masih Ingat Pedangdut Aty Kodong? Ditipu Pacar Brimob, Diisukan Meninggal Dunia, Begini Kabarnya

Baca juga: Potret Penampilan Baru Kevin Aprilio Pasca Transplantasi Rambut, Labih Sangar

Baca juga: Setahun Covid-19 di Tomohon, Tingkat Kesembuhan Capai 93,36 Persen, Puluhan Miliar Dana Terkuras

dari situs Kemenkes, Jumat (5/3/2021). Ia menjelaskan, kegiatan WGS ini merupakan satu di antara

kegiatan surveilans genom virus SARS-COV-2 yang telah dilakukan sejak virus ini masuk ke Indonesia.

“Data hasil pemeriksaan genom ini diunggah ke repository Global Initiative on Sharing All Influenza Data (GISAID),” kata dia.

dr Slamet menambahkan, karakter dari mutasi virus corona B117 ini tidak terbukti lebih parah infeksinya.

“Belum ada hasil penelitian yang mengatakan bahwa varian ini lebih ganas dan menyebabkan sakit yang lebih parah." katanya. (art)

Baca juga: Fiersa Besari Soroti Hadirnya Presiden Jokowi ke Pernikahan Atta-Aurel, Ditanggapi Susi Pudjiastuti

Baca juga: Kunci Jawaban Tema 9 Kelas 4 SD Halaman 64 dan 65, Buku Tematik Kayanya Negeriku

Baca juga: Wakil Wali Kota Bitung Hengky Honandar dan Keluarga Almarhum Hanny Sondakh, Lakukan Cum Beng

YOUTUBE TRIBUN MANADO:

Penulis: Arthur_Rompis
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved