Breaking News:

Bacaan Alkitab

Bacaan Alkitab Sabtu 3 Maret 2021, Lukas 23:32 : Yesus Mati Terhina, Demi Kita

Pengadilan Agama, Imam Besar, Pilatus dan Herodes, tak menemukan kesalahan-Nya. Penderitaan-Nya sungguh sempurna. Dia menderita tiada bertara.

Editor: Aldi Ponge
express.co.uk
Ilustrasi Perayaan Jumat Agung dan Paskah. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Yesus tidak pernah salah. Apa yang Dia buat, baik adanya.

Pengadilan Agama, Imam Besar, Pilatus dan Herodes, tak menemukan kesalahan-Nya.

Tapi karena dengki dan hasutan imam-imam kepala, tua-tua, orang Farisi dan ahli-ahli Taurat, maka Dia dihukum mati.

Pilatuspun cuci tangan karena tidak mau bertanggungjawab dan menanggung dosa atas Yesus yang tidak bersalah. Tetapi, Yesus harus menggenapi isi kitab-kitab para Nabi.

Derita demi derita, sengsara demi sengsara ditanggung-Nya. Dia seperti domba yang akan dibawa ke pembantaian untuk dikorbankan, hanya pasrah saja.

Penderitaan-Nya sungguh sempurna. Dia menderita tiada bertara.

Dia ditinju, diludahi, dipukul, disesah, dicambuk, disalib, ditikam, ditombak dan mati tergantung secara mengenaskan. Dia mati sadis dan terhina.

Renungan Harian Kristen: Rela Menderita 'Orang Kristen Sejati, Pasti Melewati Penderitaan'
Renungan Harian Kristen: Rela Menderita 'Orang Kristen Sejati, Pasti Melewati Penderitaan' (Istimewa)

Selain menderita fisik dan psikis, kematian-Nya sangat terhina. Yesus yang adalah Rabi dan Tuhan, kematian-Nya direndahkan serendah-rendahnya.

Dia disejajarkan dengan para penjahat, karena disalib bersama dua orang penjahat.

Bahkan dianggap lebih rendah dari pemberontak, yakni Barabas yang dipilih dibebaskan dari pada Yesus, yang adalah Tuhan dan Juruselamat dunia.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved