Breaking News:

Berita Bolmut

Gelar Advokasi Kabupaten Kota Sehat Tahun 2021, Bolmut Kembali Bidik Penghargaan Swasti Saba Wistara

Rachmat Pontoh menyampaikan bahwa kabupaten kota sehat adalah suatu kondisi kabupaten/kota yang bersih, nyaman, aman dan sehat untuk dihuni penduduk.

tribunmanado.co.id/Mejer Lumantow
Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) menggelar kegiatan Advokasi Penyelengaraan Kabupaten Kota Sehat Tahun 2021, yang digelar diruang Rapat Kantor Dinas Kesehatan. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) menggelar kegiatan Advokasi Penyelengaraan Kabupaten Kota Sehat Tahun 2021, yang digelar di ruang Rapat Kantor Dinas Kesehatan, Kamis (2/4/2021).

Dalam kesempatan tersebut Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Rachmat Pontoh menyampaikan bahwa kabupaten kota sehat adalah suatu kondisi kabupaten/kota yang bersih, nyaman, aman dan sehat untuk dihuni penduduk.

"Hal ini dicapai melalui terselenggaranya penerapan beberapa tatanan dengan kegiatan yang terintergrasi dan penyelenggaraan kabupaten/kota sehat dalam berbagai kegiatan untuk mewujudkan kabupaten/kota sehat," jelas Pontoh kepada tribunmanado.co.id.

Untuk Kabupaten Bolmut sendiri melalui pemberdayaan kabupaten/kota sehat selama 5 tahun terakhir berhasil meraih penghargaan. 

Yaitu pada tahun 2015 meraih penghargaan kategori, dilanjutkan pada tahun 2017 meraih penghargaan kategori Wiwerda kemudian pada tahun 2019 berhasil meraih penghargaan tertinggi yaitu Swastisaba Wistara.

"Nah, pada tahun 2021 ini Kabupaten Bolmut akan mengusulkan penghargaan Swastisaba kategori wistara kedua," sebutnya.

Dikatakan Pontoh, pada penyelenggaraan kabupaten/kota sehat tahun 2019 diikuti oleh 11 kabupaten kota di provinsi sulawesi utara dan hanya 4 kabupaten/kota yang berhasil meraih penghargaan tertinggi swastisaba wistara yaitu Kota Bitung, Kota Tomohon, Kepulauan Sangihe dan Kabupaten Bolmut.

Subtansi program kegiatan pada penyelenggaraan kabupaten/kota sehat yang akan diusulkan yaitu 7 tatanan wajib dan pilihan antara lain Tatanan permukiman, sarana dan prasarana sehat, tatanan kehidupan masyarakat yang sehat dan mandiri, tatanan ketahanan pengan dan gizi, dan tatanan pariwisata sehat.

"Kemudian ada tatanan lalu lintas dan pelayanan transprotasi, tatanan industri dan perkantoran sehat, serta tatanan kehidupan sosial," paparnya.

Disampaikan, Asisten I bahwa Pelaksanaan penyelenggaraan kabupaten/kota sehat ini nantinya akan menyelaraskan kebutuhan masyarakat sesuai dengan arah pembangunan daerah.

Halaman
12
Penulis: Majer Lumantow
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved