Kebakaran
Nian Pakai 4 Lapis Masker & Sempat Tiarap Saat Kilang Minyak Pertamina Balongan Meledak & Terbakar
Cerita warga mengenai keadaan saat sebelum dan setelah kilang minyak Pertamina di Balongan meledak dan terbakar.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Cerita warga mengenai keadaan saat sebelum dan setelah kilang minyak Pertamina di Balongan meledak dan terbakar.
Seorang warga bernama Nian mengaku sampai menggunakan masker 4 lapis untuk mencegah bau tidak sedap.
Sebelum terjadinya ledakan sudah tercium bau gas yang sangat mengganggu pernapasan.
Baca juga: Tengah Malam Warga Demo Protes Bau Gas & Minyak Lalu Ledakan Terjadi, Kilang Pertamina Terbakar
Baca juga: PERINGATAN Dini Cuaca Ekstrem Hari Ini Selasa 30 Maret 2021, BMKG: Daerah Potensi Hujan Lebat
Baca juga: Hujan Lebat & Angin Kencang, Peringatan Dini BMKG Selasa 30 Maret 2021:Wilayah Potensi Cuaca Ekstrem
Baca juga: Peringatan Dini Hari Ini Selasa 30 Maret 2021, BMKG: Sejumlah Wilayah Potensi Cuaca Ekstrem

"Ini pakai masker sampai empat aku, masih nembus bau gasnya," kata Nian kepada Tribunnews.com, Senin (29/3/2021).
Tempat tinggal Nian jaraknya sekitar 500 meter dari lokasi ledakan.
Nian juga mengatakan sempat tiarap saat ledakan terjadi.
Nian adalah warga Desa Sukaurip, Blok Wisma Jati, Kecamatan Balongan, Indramayu, Jawa Barat.
Sebelum meledak, dirinya mendengar ada dentuman petir menggelegar mengingat saat kejadian hujan mengguyur sejak sore hari.
Kata dia, setelah bunyi petir mereda langsung terdengar bunyi ledakan yang kuat.
Baca juga: Kunci Jawaban Tema 9 Kelas 6 SD Halaman 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 Menjelajah Angkasa Luar
Baca juga: Kunci Jawaban Tema 7 Kelas 2 SD Halaman 193 194 195 196 197 198 199 dan 200 Buku Tematik Kebersamaan

"Wah kenceng (bunyinya) pertama itu ada petir tuh, dar! bunyi petir, keduanya langsung gede, terus keluar api dari pipa sana tuh," ungkapnya sambil menunjuk ke arah area Kilang yang berada tepat di hadapan matanya.
Saat pipa Kilang Balongan meledak dan mengeluarkan bunyi menggelegar, dirinya mengaku sangat ketakutan, hingga sempat lupa mengunci pintu rumah.
Bahkan, pria paruh baya itu menyempatkan diri tiarap di pelataran rumah, sebelum akhirnya dievakuasi dan diarahkan untuk mengungsi.
Padahal katanya, dia sudah mengetahui bahwa yang meledak tersebut adalah pipa bukan bentuk ancaman lain.
"Saya tidak sempet ngunci pintu itu yak langsung kaget, dor! langsung tiarap, takut, tiga kali pipa nya meledaknya," ucap Nian sambil memeragakan bagaimana dirinya tiarap.
Lanjut Nian, bunyi ledakan yang berasal dari Kilang milik Pertamina itu sontak membuat warga keluar dari rumah.