Breaking News:

BREAKING NEWS

BREAKING NEWS Banjir Bandang Sitaro, Kepala BPBD: Sementara Tidak Ada Korban Jiwa

Menurut Ch Bob Wuaten, ST kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Sitaro hingga saat ini belum mendapat data lengkap.

Istimewa
Musibah bencana alam banjir bandang, yang terjadi di lingkungan II (Namitung), Kelurahan Bahu Kecamatan Siau Timur, Kabupaten Sitaro, Senin (29/3/2021). 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID – Terjadi Banjir Bandang di Namitung, Kelurahan Bahu Kecamatan Siau Timur, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Provinsi Sulawesi Utara, Senin (29/3/2021).

Menurut Ch Bob Wuaten, ST kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Sitaro hingga saat ini belum mendapat data lengkap.

“Nanti besok data lengkapnya, karena mereka lagi fokus urus logistik untuk anak-anak,” kata Bob via sambungan telpon Senin (29/3) malam.

Bob jelaskan, musibah bencana alam banjir bandang terjadi setelah wilayah itu di guyur hujan lebat selama hampir setengah hari.

Sekitar pukul 15.30 wita, terjadi banjir bandang dengan penyebab diduga longsor maupun ada puting beliung.

Musibah bencana alam banjir bandang, yang terjadi di lingkungan II (Namitung), Kelurahan Bahu Kecamatan Siau Timur, Senin (29/3/2021).
Musibah bencana alam banjir bandang, yang terjadi di lingkungan II (Namitung), Kelurahan Bahu Kecamatan Siau Timur, Senin (29/3/2021). (Istimewa)

Material air, beserta batu hingga batang pohon, menutup jalan Kelurahan Bahu.

“Hingga malam ini sementara tidak ada korban jiwa, Cuma kerusakan. Apa-apa yang rusak belum didata, karena saat ini hujan dan ada peringatan dini,” kata dia.

Akibat peristiwa musibah bencana alam, sejumlah warga di lokasi bencana sudah diungsikanndan di evakuasi ke sebuah Gereja GMIST Sondang di Kelurahan Bahu.

Kondisi lokasi yang terkena Banjir Bandang di Kabupaten Kepulauan Sitaro, lingkungan II Kelurahan Bahu Kecamatan Likupang Timur.
Kondisi lokasi yang terkena Banjir Bandang di Kabupaten Kepulauan Sitaro, lingkungan II Kelurahan Bahu Kecamatan Likupang Timur. (Istimewa)

Pihaknya berharap, masyarakat yang tinggal di lereng gunung dan tepi sungai waspada ketika curah hujan turun.

Apalagi dalam waktu lama dan volume deras, agar langsung melakukan evakuasi.

Halaman
12
Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved