Vaksinasi Covid
Terkait Pemberhentian Vaksin AstraZeneca, Ini Penjelasan Kepala Dinas Kesehatan Bolmut
Pemberhentian sementara vaksinasi jenis Astra Zenneca tersebut karena terdapat Kejadian Pasca Imunisasi (KIPI).
Penulis: Mejer Lumantow | Editor: Rizali Posumah
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Pemerintah Provinsi Sulut melalui Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19 telah melakukan pemberhentian sementara Vaksinasi Covid-19 jenis AstraZeneca pada tanggal 27 Maret 2021.
Pemberhentian sementara vaksinasi jenis AstraZeneca tersebut karena terdapat Kejadian Pasca Imunisasi (KIPI).
• BREAKING NEWS GMIM Gelar Sidang Majelis Sinode Istimewa ke-80 di 56 Wilayah, 1.746 Peserta
• Ramalan Zodiak Cinta 30 Maret 2021: Hubungan Taurus Terganggu, Sagitarius Kurang Perhatian
• Ramalan Zodiak Cinta Besok Selasa 30 Maret 2021, Cancer Beruntung Memiliki Dia, Virgo Dilanda Cobaan
Menanggapi hal ini, Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) melalui Dinas Kesehatan masih menunggu petunjuk terkait pendistribusian vaksin AstraZeneca kendati adanya pemberhentian sementara.
Kepala Dinas Kesehatan Bolmut dr Jusnan C Mokoginta MARS mengatakan untuk saat ini Kabupaten Bolmut belum menerima pendistribusian Vaksin AstraZeneca tersebut.
"Jadi per tanggal 28 Maret 2021 Kabupaten Bolaang Mongondow Utara belum mendapatkan vaksin jenis Astra Zenneca atau dengan kata lain Pemerintah Provinsi belum mendistribusikan jenis vaksin AZ tersebut ke Kabupaten Bolmut," kata Mokoginta kepada Tribun Manado, Senin (29/3/2021).
Dijelaskannya, pendistribusian vaksin AstraZeneca tersebut memang telah mulai dilaksanakan di 2 Kota yakni Manado dan Bitung, namun dihentikan sementara sambil menunggu investigasi dan pemantauan oleh Komda KIPI Pusat dan WHO.
Disini bahwa adanya KIPI (Kejadian Pasca Imunisasi) yang terjadi adalah KIPI ringan dan sudah dapat ditangani.
"Yang terjadi ini memang sudah tertuang pada informasi efek samping vaksin AZ sehingga masyarakat tidak perlu panik, dan pemberhentian sementara ini dilaksanakan sebagai bagian dari kehati-hatian karena KIPI yang terjadi pada sekitar 5-10% dari jumlah yang divaksin AZ tersebut, dan untuk kelanjutan vaksinasi AZ ini akan menunggu hasil pemantauan dari Komda KIPI dan WHO," terang Mokoginta.
Oleh karena itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Bolmut terus menunggu petunjuk dari Dinas Kesehatan Provinsi Daerah Sulawesi Utara untuk jadwal pendistribusian vaksin Astra Zenneca tersebut.
"Saat ini kita masih melaksanakan vaksinasi jenis Sinovac sambil menyelesaikan pemberian Dosis ke-2 vaksinasi tahap ke-2 bagi pelayan public," tutup Kadis Kesehatan Bolmut. (Mjr).
• Gerak-gerik Pria dan Wanita Terduga Pelaku Teror Bom di Makassar, Paksa Masuk Gereja, Diadang Cosmos
• KETIKA Andhika Pratama Cemburu dengan Masa Lalu Ussy Sulistiawaty dan Andre Taulany: Gue Acak-acak
• Garuda Indonesia Fokus Jadikan Manado Hub Kawasan Timur Indonesia ke Jepang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/kepala-dinas-kesehatan-bolmut-dr-jusnan-c-mokoginta-mars7.jpg)