Breaking News:

Bom di Katedral

Dukung Polisi Polisi Berantas Teroris, Remaja SAG Sulutteng: Jangan Terprovokasi Isu Agama,

Aksi bom bunuh diri yang terjadi di halaman gereja Katolik Katedral Makassar adalah aksi teroris yang hendak menyebar ketakutan

istimewa
Tenny GM Assa 

MANADO, TRIBUNMANADO.CO.ID - Aksi bom bunuh diri yang terjadi di halaman gereja Katolik Katedral Makassar adalah aksi teroris yang hendak menyebar ketakutan di masyarakat. Karena itu Komisi Remaja Sinode Am Gereja-gereja di Sulawesi bagian Utara dan Tengah (SAG Sulutteng) mengimbau umat beragama untuk tidak terprovokasi dengan isu agama yang bisa mengancam kerukunan beragama.

''Yang melakukan aksi bom bunuh diri bukan orang beragama. Karena tidak ada satupun agama yang mengajarkan kekerasan apalagi sampai membunuh. Kalaupun dia beragama berarti dia tidak memahami dengan benar agama yang dianutnya,'' kata Ketua Komisi Remaja SAG Sulutteng, Pnt Drs Tenni GM Assa kepada media.

Tenny Assa
Tenny Assa (istimewa)

Tenni mendorong pihak kepolisian untuk menangkap dan mengusut tuntas jaringan teroris yang selaon hendak menyebarkan ketakutan di masyarakat, juga untuk memecah-belah keutuhan bangsa. ''Saat ini yang dilakukan adalah pimpinan agama dan masyarakat mendukung aparat kepolisian untuk mengungkap, menangkap dan menindak dengan tegas para teroris sesuai hukum yabg berlaku,'' imbau Tenni,  mantan Ketua Komisi Pemuda/Remaja Pucuk Pimpinan KGPM.

Tenni menduga aksi pengeboman itu tujuannya untuk menyampaikan pesan ketakutan, kekacauan bahkan tuding-tudingan yang mebgatasnamakan agama. ''Tapi saya yakin rakyat Indonesia sudah tidak gampang diprovokasi dengan isu agama. Rakyat sudah sangat dewasa,'' tandas wartawan senior ini.

Di sisi lain, Pengurus FKUB Sulut ini mengajak umat Kristiani di daerah ini terus menaikan doa syafaat kepada Tuhan agar bangsa Indonesia dijaga dan dilindungi. Apalagi saat ini umat Kristen sedang dalam penghayatan mengenang dan menghayati kematian (Jumat Agung) dan kebangkitan (Paskah) Tuhan Yesus Kristus.

''Penghayatan akan pengorbanan Tuhan Yesus Kristus untuk dunia ini diharapkan semakin memperkuat iman kita. Mari kita terus berdoa agar orang-orang yang hidupnya tidak sesuai dengan kehendak Tuhan untuk bertobat. Apalagi kedatangan Tuhan Yesus Kristus ke dunia ini adalah untuk menyelamatkan orang-orang yang berdosa,'' ujar Sekretaris II Pucuk Pimpinan/Majelis Gembala KGPM ini.

Editor: Aswin_Lumintang
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved