Breaking News:

60 Persen Penyebab Lakalantas Faktor Manusia, Honda DAW Edukasi Safety Riding

Data Kementerian Perhubungan, sebagian besar korban kecelakaan lalu-lintas di Indonesia usia produktif 16-50 tahun.

PR PT Daya Adicipta Wisesa
Selain pengetahuan tentang safety riding, touring jarak jauh, bikers Honda dibekali tentang basic life support oleh PT Daya Adicipta Wisesa (DAW). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Dampak dari kecelakaan lalu-lintas lebih dari materi dan luka atau korban jiwa.  Kerugian yang lebih besar justru akibat dampak sosial yang ditimbulkan.

Instruktur Safety Riding Honda, Ronaldo Manueke menyebut, dampak kecelakaan lalu-lintas hanya 20 persen soal pengobatan dan penggantian kerugian.

"Sisanya, cacat tetap, kehilangan pekerjaan hingga kehilangan jiwa," ujar Manueke dalam Edukasi dan Kompetisi #Cari_Aman bagi Jurnalis yang digelar PT Daya Adicipta Wisesa (DAW) di kantor DAW, Maumbi, Minut, Sabtu (27/3/2021).

Katanya, 54 persen korban lakalantas ialah pengendara sepeda motor. "Lebih banyak yang kecelakaan itu sepeda motor," jelasnya.

Sementara, Data Kementerian Perhubungan, sebagian besar korban kecelakaan lalu-lintas di Indonesia usia produktif 16-50 tahun.

Kata Manueke, kecelakaan di jalan raya disebabkan tiga faktor, yakni manusia, kendaraan dan lingkungan.

"Faktor penyebab terbesar itu manusia, sekitar 60 persen," jelasnya.

Ia mengungkap, sebagian orangtua justru mengajarkan nilai salah kepada anak-anak ketika berkendara.

Contohnya, saat mengendarai sepeda motor, orangtua pakai helm, sementara anak-anak tidak.

Handi Tanuberata, Marketing Departement Head DAW mengatakan, pihaknya tak henti menggelar edukasi safety riding.

Halaman
12
Penulis: Fernando_Lumowa
Editor: Charles Komaling
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved