Nasional

'Stop Jual Beli Organ Tubuh', Presiden Jokowi Teken PP Nomor 53 Tahun 2021, Berikut Isi Pasalnya

Presiden Jokowi teken aturan larang jual beli oragan tubuh manusia. Dalam PP terbaru itu ditegaskan bahwa transplantasi organ tubuh diperjualbelikan.

Editor: Frandi Piring
Istimewa
PP Nomor 53 tahun 2021 larangan jual beli organ tubuh dan jaringan tubuh. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Aturan pemerintah tahun 2021, setop jual beli organ tubuh dan jaringan tubuh diteken Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dalam PP terbaru itu ditegaskan bahwa transplantasi organ tubuh atau jaringan tidak boleh diperjualbelikan.

Dikabarkan, Presiden Jokowi telah menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2021 tentang Transplantasi Organ dan Jaringan Tubuh.

Satu di antaranya aturan yang tertuang dalam PP Nomor 53 Tahun 2021 itu adalah larangan Jual Beli Organ Tubuh.

Transplantasi organ dan/atau jaringan tubuh dilakukan hanya untuk tujuan kemanusiaan dan dilarang untuk dikomersialkan seperti yang tertulis dalam Pasal 3 beleid PP tersebut.

Organ tubuh

(Foto: anatomi Organ tubuh/istimewa)

Organ atau jaringan tubuh yang dimaksud pun harus diperoleh dari pendonor secara sukarela.

"Organ dan/atau jaringan tubuh sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilarang diperjualbelikan dengan dalih apapun," bunyi Pasal 3 ayat (3) dalam PP nomor 53 tahun 2021 tersebut.

Larangan jual beli organ atau jaringan tubuh ini dipertegas dalam Pasal 15 yang menyebutkan bahwa salah satu opsi persyaratan terdaftar sebagai calon resipien alias penerima donor adalah bersedia membayar paket biaya transplantasi organ baik secara mandiri atau melalui asuransi penjaminnya.

"Bersedia tidak melakukan pembelian organ maupun melakukan perjanjian dengan calon pendonor yang bermakna jual beli atau pemberian imbalan," bunyui Pasal 15 ayat (1).

Namun dalam Pasal 15 ayat (3) dijelaskan pula bahwa apabila resipien alias penerima donor tidak mampu membayar paket biaya transplantasi organ,

maka diberikan bantuan sesuai dengan mekanisme jaminan kesehatan nasional penerima bantuan iuran.

Lantas pada Pasal 27 beleid tersebut juga diatur mengenai sumber pendanaan transplantasi organ dan jaringan tubuh.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved