Berita Bolsel
Jelang Bulan Suci Ramadhan, Disperindagkop Bolsel Antisipasi Kenaikan Bahan Pokok
Hal ini dikatakan Kepala Disperindagkop Bolsel Alsyahfri Kadullah melalui Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan, Nabila Moha.
Penulis: Nielton Durado | Editor: Rizali Posumah
Manado TRIBUNMANADO.CO.ID - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Disperindagkop) dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), bakal mengantisipasi kenaikan harga bahan pokok menjelang bulan suci Ramadhan.
Hal ini dikatakan Kepala Disperindagkop Bolsel Alsyahfri Kadullah melalui Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan, Nabila Moha.
Menurutnya antisipasi harga Bapok jelang Ramadhan memang perlu dilakukan. Karna pasti sudah menjadi tradisi bahwa menjelang Ramadhan ada kenaikan harga yang siginifikan.
"Tetapi kami yakin bahwa di Bolsel tidak akan terlalu jauh dari kenaikan harga saat ini, dan masih bisa dijangkau oleh daya beli masyarakat,” ujarnya Jumat (26/3/2021) melalui saluran telepon.
Berdasarkan data pihaknya, terdapat 3 bahan pokok yang saat ini tengah mengalami kenaikan.
Diantaranya: Cabe Rawit 38 persen (Rp75.000 per kilogram), Tomat 17 Persen (Rp10.000 per kilogram) dan Kemiri 11 Persen (Rp40.000 per kilogram).
Namun, untuk cabe rawit katanya, secara nasional harganya saat ini mencapai Rp 99.000 perkilogram.
Melihat perkembangan harga bahan pokok di Bolsel periode 2021 pada triwulan 1, semeseter 1 ini masih tergolong stabil.
"Artinya bahwa, harga bahan pokok masih dapat kami kontrol dengan baik sehingga tidak terjadi permainan harga oleh para pedagang maupun pengepul,” kata dia.
Nabila menuturkan, khususnya untuk 9 bahan pokok dan produk ikutannya masih di ambang batas kemampuan daya beli masyarakat.
Hanya saja, kata dia, yang perlu dilakukan saat ini adalah menjaga, mengawasi, dan terus berkoordinasi dengan instansi terkait.
Guna menjaga pasokan dalam daerah tetap normal.
Walaupun begitu, lanjut Nabila, perkembangan harga pasar di Bolsel sangat Fluktuatif.
Sebab pasar adalah proses transaksi jual beli yang sangat rentan dengan perubahan harga di setiap saat.
Tergantung pasokan bahan baku yg menjadi objek jual beli. (Nie)
• DAFTAR Harta Lina Jubaedah yang Dikuasai Teddy, Villa, Perhiasan Rp 2 Miliar Hingga Kos 32 Kamar
• Isi Kultum di PISB Bolsel, Ustad Gifranda Mooduto Ingatkan Pentingnya Bulan Sa’ban
• Sosok Prajurit TNI AD Serda Maria, Wanita Asli Papua Bongkar Meriam Buatan Yugoslavia, Ini Profilnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/kepala-bidang-kabid-perdagangan-di-disperindagkop-bolsel-nabila-moha.jpg)