Jumat, 5 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Seleb

Kabar Kondisi Rano Karno Usai Operasi Empedu, Jantungnya Dipasangi Tiga Ring

Penyebab operasi empedu, untuk pengangkatan empedu,biasanya dikarenakan adanya batu empedu pada seseorang.

Tayang:
Editor: Alpen Martinus
Tribunnews.com
Sutradara sekaligus pemain film Akhir Kisah Cinta Si Doel, Rano Karno mengunjungi Kantor Redaksi Tribunnews dan Warta Kota di kawasan Palmerah, Jakarta Pusat, Kamis (16/1/2020) siang. 

TRIBUNMANADO.CO.ID-Namanya sempat melejit saat memerankan sosok Si Doel.

Benar, namanya Rano Karno yang menjadi pemeran utama dalam film Si Doel Anak Betawi.

Sudah lama ia tak terlihat di layar kaca, lantaran terpilih menjadi Gubernur Banten.

Dunia politik masih ditekuninya hingga saat ini,

walaupun kondisinya tidak fit lagi seperti saat menjadi Si Doel anak Betawi.

Baca juga: Ingat Ade Londok Odading? Alami Penyumbatan Darah di Kepala, Sempat Tak Sadar, Sang Ibu Mohon Doa

Sebagaimana diwartakan Grid.ID, aktor kelahiran 8 Oktober 1960 itu

harus membatasi kegiatannya akibat sakit yang diderita.

Dirinya telah menjalani operasi empedu.

Hal itu diutarakannya langsung saat ditemui di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Selasa (14/5/2019).

"Saya kan belum lama ini juga baru operasi. Badan belum terlalu fit juga," kata Rano Karno.

Baca juga: Potret Bayi Terkecil di Dunia, Seukuran Telur Ayam, Kini Jadi Gadis Cantik

"Jadi sekarang saya enggak punya empedu," imbuhnya.

Penyebab operasi empedu, untuk pengangkatan empedu,

biasanya dikarenakan adanya batu empedu pada seseorang.

Menurut dr. Adianto Nugroho, SpB - KBD,

adanya batu  di kandung empedu  dapat menimbulkan gejala,

antara lain nyeri perut  kanan atas, menjalar ke punggung kanan,

disertai rasa mual, kembung, dan sering bersendawa.

Baca juga: Kenali 4 Gejala Penyakit Jantung, Sering Sesak Napas Juga Masuk

Namun demikian, menurut Adianto dalam tulisannya di laman resmi rscarolus.or.id (19 November 2018),

tak jarang batu di kandung empedu tidak dirasakan oleh pasien

dan baru  terdiagnosis  saat pemeriksaan kesehatan rutin melalui ultrasonografi.

Keberadaan batu  yang sudah menimbulkan gejala merupakan indikasi

dilakukannya tindakan operasi pengangkatan batu sekaligus kandung empedu,

yang dikenal dengan istilah kolesistektomi.

Setelah kandung empedu  dan batu  diangkat,

cairan empedu tetap diproduksi di hati dan masuk ke saluran cerna tanpa melewati penampungan.

Adapun faktor risiko terbentuknya batu di kandung empedu adalah 4F: female, forty, fertile, fat.

Namun, belakangan ini tidak selalu demikian. Faktor risiko lain adalah:

1. Diet tinggi lemak, tinggi kolesterol, rendah serat.

2. Diabetes Melitus.

3. Hamil atau konsumsi obat dengan kadar estrogen tinggi.

4. Penurunan berat badan yang terlalu cepat.

Ternyata selain pengangkatan empedu, lewat Instagramnya @si.rano,

suami Dewi Indriati itu mengaku telah pasang 3 ring di jantungnya.

"Temen-temen apa kabar semua? Alhamdulillah sudah lama enggak ketemu kita ya?

Alhamdulillah berkat doa kalian semua, kemarin, ya kira-kira seminggu lalu,

Abang baru aja dikateter pasang ring. Ada 3 ring di jantung.

Alhamdulillah untung ketahuan cepat, kalau enggak bahaya.

Jaga kesehatan semua yuk, pandemi masih ada ini.

Kita lebih bagus menghindari kerumunan, pakai masker, dan cuci tangan," ungkap kakak kandung Suti Karno tersebut.(*)

Artikel ini telah tayang di Grid.ID dengan judul Kondisi Si Doel Kini, Empedu Diangkat dan Masalah Jantung, Ini Pesannya

Berita lain terkait Rano Karno

Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved