Breaking News:

Berita Bolmong

Hingga Pertengahan Maret 2021, DP3A Bolmong Catat 19 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

Farida Mooduto menjelaskan, dari total kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan, 50 persen didominasi kasus kekerasan seksual.

Tribunmanado.co.id/Siti Nurjanah
Kepala DP3A Bolmong Farida Mooduto. 

Manado TRIBUNMANADO.CO.ID - Dinas Pemberdayaan, Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong) mencatat hingga pertengahan Maret 2021, terdapat 19 kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan.

Kepala DP3A Pemkab Bolmong Farida Mooduto menjelaskan, dari total kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan, 50 persen didominasi kasus kekerasan seksual.

“Hingga pertengahan Maret 2021, kasus kekerasan terhadap anak berjumlah 19 kasus. Dari jumlah ini, 50 persen kasus cabul. Semuanya dalam proses pendampingan dan sudah di bawah ke ranah hukum,” ujarnya.

Ia sangat menyayangkan, kasus tersebut cukup tinggi, padahal Kabupaten Bolmong, dikenal dengan daerah adat dan religi.

Ironisnya lagi, pelakunya adalah orang-orang terdekat korban.

"Miris sekali pada tahun 2020 kemarin, ada 163 kasus. Dari jumlah ini, dua orang pelakunya ayah kandung, ayah tiri kurang lebih 20-an orang," ucapnya.

Ia pun khawatir kasus tahun ini akan naik dibamding tahun sebelumnya.

"Saya khawatir di tahun ini, baru memasuki pertengahan bulan Maret, jumlahnya sudah mencapai 19 kasus,” ucap Farida.

Ia menambahkan, penyebaran kasus kekerasan terhadap anak itu hampir terjadi di 15 Kecamatan se Kabupaten Bolmong. 

Di mana kasus paling tinggi terjadi di wilayah Bolaang, Lolak, Passi bersatu dan sebagian dari wilayah Dumoga.

Halaman
12
Penulis: Siti Nurjanah
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved