Bacaan Alkitab

Bacaan Alkitab Kamis 25 Maret 2021, Matius 26:74 : Sumpah Melanggar Sumpah

Dia berjanji tidak akan goncang imannya. Bahkan dia bersumpah rela mati bersama Rabinya.

Editor: Aldi Ponge
Istimewa
Renungan Harian Kristen 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ada syair lagu yang sempat populer beberapa waktu lalu berbunyi, "kau yang memulai, kau yang mengakhiri.

Kau yang berjanji kau yang mengingkari." Syair ini sebangun dengan kondisi yang terjadi dan dilakukan Petrus, di tengah Sengsara Yesus.

Untuk kisah Petrus ditambah lagi dengan syair, "Petrus yang bersumpah, Petrus yang melanggar." Ini tentu berlaku juga dengan murid-murid lain yang ikut bersumpah bersama Petrus tapi entah ke mana perginya.

Semula, ketika Yesus belum ditangkap dan masih memberi penjelasan bahwa semua mereka akan goncang imannya karena Dia akan menderita sengsara, Petrus membantah.

Dia berjanji tidak akan goncang imannya. Bahkan dia bersumpah rela mati bersama Rabinya.

Faktanya, 3 kali dia menyangkal Yesus sebelum ayam berkokok. Parahnya adalah pada penyangkalan ketiga, yakni sebelum ayam berkokok.

Dia mengingkari janjinya dan menyudahi serta melanggar sumpah setianya sendiri di depan Yesus dengan sumpah pula.

Demikian firman Tuhan hari ini.
Maka mulailah Petrus mengutuk dan bersumpah: "Aku tidak kenal orang itu." Dan pada saat itu berkokoklah ayam. (ayat Matius 26: 74)

Ilustrasi renungan
Ilustrasi renungan (internet)

Petrus bukan hanya menyangakal dan menyumpahi, tapi juga mengutuk.

Dia bersumpah palsu dengan menyatakan bahwa dia tidak kenal Yesus.

Dia mengutuki janji dan sumpahnya sendiri yang dia ucapkan, belum 24 jam berlalu.

Maka berkokoklah ayam sesudahnya. Petrus membuktikan bahwa dia salah. Dia membuktikan bahwa Yesus bukan hanya Benar, tapi Dialah Sang Kebenaran itu. Apa yang dinyatakan-Nya di depan murid-murid-Nya, bukan isapan jempol, tapi itu nyata terjadi dan terbukti benar adanya.

Maka, Petruslah yang mengakhiri apa yang dia mulai. Petruslah yang mengingkari janjinya. Dan Petrus pulalah yang melanggar sumpahnya sendiri dengan sumpah. Petrus menyudahi segala sumpahnya itu dengan sumpah palsu.

Tapi, sahabat Kristus, hal itu terjadi dan dilakukan oleh Petrus yang dulu. Petrus lama memang demikian. Dia merepresentasikan sikap dan prilaku manusia pada umumnya, yang masih dikuasai oleh kedagingan, bukan dikendalikan oleh Roh Kudus.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved