Breaking News:

Pekerja Migran Indonesia

BP2MI Manado Fasilitasi Kepulangan PMI Bermasalah Asal Tomohon dari Batam, Tergoda Rayuan Calo di FB

BP2MI Manado memfasilitasi kepulangan PMI Bermasalah (PMI) asal Kinilow, Kota Tomohon. PMI berisial M dipulangkan dari Kepulauan Riau.

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Rizali Posumah
Istimewa
Kepala BP2MI Manado, Hendra Makalalag (kanan) menjemput PMI-B di Bandara Samrat Manado 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Unit Pelaksana Teknis Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (UPT BP2MI) Manado kembali memfasilitasi kepulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) 

BP2MI Manado memfasilitasi kepulangan PMI Bermasalah (PMI) asal Kinilow, Kota Tomohon

PMI berisial M dipulangkan dari Kepulauan Riau. Ia tiba di Manado, Minggu (21/03/2021). M dijemput Kepala BP2MI Manado, Hendra Makalalag dan tim dari Seksi Perlindungan dan Pemberdayaan. 

Makalalag menjelaskan, pemulangan M berawal dari surat UPT BP2MI Tanjung Pinang nomor B.152/UPTBP2MI-TPI/DIII/2021 tanggal 20 Maret 2021.

M dihentikan keberangkatannya ke Singapura melalui operasi pencegahan pemberangkatan nonprosedural yang dilakukan oleh Polairud Polda Kepulauan Riau.

PMI mendapatkan informasi pemberangkatan jalur nonprosedural melalui calo di media sosial Facebook

Ia menjelaskan, menurut hasil wawancara pihak Polda Kepri dan tim UPT BP2MI Tanjung Pinang, diketahui M mendapatkan informasi kerja ke luar negeri melalui calo di Facebook

"PMI  dijanjikan untuk bekerja ke Singapura dengan kontrak selama dua tahun," ujarnya, Senin (22/03/2021).

Lebih lanjut dijelaskan, Meike bertolak ke Batam pada 14 Maret menumpangi pesawat komersil rute Manado-Makassar-Surabaya-Batam. 

Meike berencana untuk masuk ke Singapura pada tanggal 17 Maret 2021. 
Tiba di Batam, ia dijemput calo.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved