BLT Karyawan
Sosok Nur Yasin Anggota DPR yang Minta BLT Karyawan 2021 Tak Dihapus Ternyata Presdir Perusahaan Ini
Terkait hal tersebut salah satu anggota DPR RI meminta BLT tersebut tidak dihapus.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Seperti yang diketahui BLT karyawan ditahun 2021 belum berlanjut.
Terkait hal tersebut salah satu anggota DPR RI meminta BLT tersebut tidak dihapus.
Inilah sosok Nur Yasin, anggota DPR RI yang meminta agar Bantuan Langsung Tunai atau BLT karyawan tahun 2021 jangan dihapus.
Baca juga: Kecelakaan Maut Motor Ditabrak Mobil, Dua Korban Tewas di Lokasi, Kaki Tangan Patah, Sopir Dilepas
Baca juga: Millen Cyrus Hadiri Acara Pengajian Aurel Hermansyah, Jadi Sorotan karena Pakai Busana Syari
Baca juga: Seorang Pria Diamankan Warga, Mengaku Makan Nasi dan Pasang Kompor Dalam Warung Kobong

Sosok Nur Yasin turut jadi sorotan saat ia ikut dalam rapat kerja bersama Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, Selasa (16/3/2021).
Dalan rapat tersebut, Nur Yasin mengungkapkan bahwa program BLT karyawan sangat dinanti masyarakat.
Ia meminta agar program terkait pandemi yang berhasil di 2020 seperti BLT karyawan, jangan dihapus.
"Dalam kondisi pandemi ini, program yang sudah diluncurkan di tahun 2020, setidaknya di Dapil saya (Jawa Timur IV) itu mendapat respons yang sangat positif dari masyarakat," ujar Nur.
Lantas, seperti apa profil dan biodata Nur Yasin?
Melansir dari laman dpr.go.id, Nur Yasin lahir di Jember, Jawa Timur pada 17 Oktober 1954.
Nur Yasin merupakan Presiden Direktur Kogas SA yang berlokasi di Jakarta.
Kogas SA merupakan sebuah sebuah perusahaan konsultan di Indonesia yang sering menjadi mitra pemerintah dalam berbagai proyek.
Nur Yasin juga aktif dalam kegiatan keorganisasian. Ia juga pernah menjabat sebagai Ketua DPP INKINDO (Ikatan Nasional Konsultan Indonesia) mulai tahun 1996 hingga tahun 2007.
Prestasi itu dilanjutkannya dengan kembali dipilihnya dia menjadi Ketua DPP Kamar Dagang dan Industri Indonesia mulai tahun 2002.
Di kegiatan politik, ia merupakan salah seorang kader PKB yang aktif. Nur Yasin termasuk anggota Tim Ekonomi DPP PKB.
Riwayat Pendidikan: