Breaking News:

Berita Tomohon

PPKM di Kota Tomohon Berlanjut, Mengacu Instruksi Menteri

Wali Kota Tomohon Caroll Senduk menyatakan siap melanjutkan pemberlakuan yang sudah terlebih duluh dilakukan.

Penulis: Hesly Marentek | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id
Penerapan PPKM di Tomohon salah satunya pembatasan jam operasional. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID -- Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) bukan hal baru di Kota Tomohon, Sulawesi Utara (Sulut).

Sebab, penerapan PPKM di Kota sejuk sudah berlangsung sejak 10 Januari 2021 atau jauh sebelum adanya  Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 6 Tahun 2021 yang terbit pada tanggal 19 Maret 2021 kemarin.

Baik rumah makan, warung, tokoh hingga, lokasi wisata dan fasilitas lainnya ibatasi jam operasional.

Terkait PPKM Mikro nanti, Wali Kota Tomohon Caroll Senduk menyatakan siap melanjutkan pemberlakuan yang sudah terlebih duluh dilakukan.

Namun akan mengacu pada ketentuan Inmendagri 6 tahun 2021.

Penerapan PPKM di Tomohon salah satunya pembatasan jam operasional.34
Penerapan PPKM di Tomohon salah satunya pembatasan jam operasional.34 (Istimewa)

"Kan sudah diberlakukan, kita tinggal melanjutkan tapi akan lebih mengacu ke Instruksi menteri yang baru diterbitkan," ungkap Caroll.

Lebih lanjut, untuk pembalukan zonasi per kelurahan juga sudah diterapkan.

Termasuk sudah dibentuk pos-pos Penanganan Covid-19.

Penerapan PPKM di Tomohon salah satunya pembatasan jam operasional.
Penerapan PPKM di Tomohon salah satunya pembatasan jam operasional. (Istimewa)

"Satgas-satgas penanganan Covid-19 di tiap kelurahan sudah berjalan. Jadi dengan adanya instruksi Menteri akan kian diperketat sesuai dengan melihat kajian-kajian terlebih dahulu," jelas Caroll.

Adapun sebagian besar Kelurahan di Kota Tomohon sudan dicanangkan sebagai Kampung Tangguh.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved