Breaking News:

Rancang Program Peace-Building Research: LP2M IAIN, IAKN Manado dan LP2M UINSA Bertemu di Tomohon

Bertempat di Danau Linow, Kota Tomohon, Para Punggawa LP2M IAIN Manado, IAKN Manado, dan LP2M UIN Sunan Ampel Surabaya.

Editor: Stevani Mottoh
ISTIMEWA
LP2M IAIN, IAKN Manado dan LP2M UINSA Bertemu di Tomohon 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Tomohon - Bertempat di Danau Linow, Kota Tomohon, Para Punggawa LP2M IAIN Manado, IAKN Manado, dan LP2M UIN Sunan Ampel Surabaya, betemu dan berjumpa secara langsung (dengan Protocol Kesehatan) membincang dan merancang agenda pelaksanaan Peace Building Research, pada Jumat 19 Maret 2021.

Kondisi danau Linow, Kota Tomohon yang menyejukkan turut menambah daya semangat para Punggawa LP2M tersebut dalam merancang agenda kerjasama tiga lembaga riset ini.

Dalam pertemuan tersebut Dr. Rubaidi, M.Ag (Kepala Pusat Pengabdian Masyarakat LP2M UINSA) menjelaskan dengan sangat rinci target dan capain program Peace Building Research nantinya.

“Peace-building Research ini di kami di UINSA, kita namakan KKN-Nusantra, yakni program pelibatan mahasiswa aktif UINSA terlibat di dalam riset berbasis pengabdian dengan visi moderasi beragama dan pengebangan potensi local daerah di mana mahasiswa nantinya akan diterjunkan” ungkap Dr. Rubaidi dengan wajah yang berbinar-binar, penuh semangat. Dalam kesempatan tersebut Dr. Rubaidi juga mengungkapkan, bahwa “program ini sudah diuji-cobakan di Nusa Tenggara Timur, Kupang dan hasil akhirnya, para mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengalaman pribadi berjumpa dengan yang berbeda iman, suku dan budaya, tapi menghasilkan karya akademik (buku/artikel) yang bisa dibaca oleh publik”, lanjut Gus Ubed, sapaan akrab, Dr. Rubaidi, dengan sangat meyakinkan.

Dalam kesemptan itu juga, Dr. Arhanuddin Salim, Ketua LP2M IAIN Manado, mengungkapkan bahwa, “program ini sangat baik, untuk membantu para mahasiswa dan dosen di IAIN Manado merancang riset berbasis pengabdian, sekaligus sebagai jangkar penguatan karakter mahasiswa sebagai agen-agen atau juru damai moderasi beragama di masa depan, terutama di Kota Manado”, ungkap Arhanuddin Salim, dengan penuh antusias.

Kegiatan ini direncanakan akan mendatangkan mahasiswa UIN Sunan Ampel datang ke Manado, Sulawesi Utara, lalu berjumpa dan bersama mahasiswa IAIN dan IAKN Manado untuk melakukan riset bersama berbasis pengabdian, yang diagendakan akan disebar di beberapa daerah di Sulawesi Utara.

Team LP2M IAKN Manado, juga mengapresiasi agenda maha penting ini, “kami LP2M IAKN Manado, mengapresiasi dan berterima kasih sudah diajak bergabung bersama dalam program Peace Building Research ini” ungkap Kepala Pusat Pengabdian LP2M IAKN Manado, Margarith Loho, M.Th, dengan penuh semangat.

Dalam kesempatan pertemuan tersebut disepakati Perjanjian Kerjasama antara tiga lembaga Riset tersebut (LP2M IAIN, IAKN, dan UINSA), dalam waktu yang tidak lama lagi diagendakan untuk penandatanganan secara resmi.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Rahman Mantu, M.Hum (Kepala Pusat Riset dan Publikasi Ilmiah, LP2M IAIN Manado), Dr. Ishak Talibo, M.PdI (Kepala Pusat Pengabdian Masyarakat, LP2M IAIN Manado), Muhlisin, S.Ag (Kasubag LP2M UINSA), dan Grace Birahim.S.Teol., M.Pd.K (Kepala Pusat Agama dan Budaya LP2M IAKN Manado). (ADV)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved